Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Wah, ini Lho Bahayanya Jika Lampu Rem Kendaraan Mati

Sekolahmuonline - Wah, ini Lho Bahayanya Jika Lampu Rem Kendaraan Mati. Pembaca Sekolahmuonline, kendaraan bermotor sekarang mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Jaman orang jalan kaki, naik kuda, atau naik kendaraan dengan tenaga kuda, sapi, atau hewan lainnya tentu tidak kita temui kendaraan bermotor. Pada masa-masa adanya pun, tentu jadi barang yang sangat langka.
Menurut wikipedia.org, kendaraan bermotor adalah kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik untuk pergerakkannya, dan digunakan untuk transportasi darat. Umumnya kendaraan bermotor menggunakan mesin pembakaran dalam, namun motor listrik dan mesin jenis lain (misalnya kendaraan listrik hibrida dan hibrida plug-in) juga dapat digunakan. Kendaraan bermotor memiliki roda, dan biasanya berjalan di atas jalanan. Jenis-jenis kendaraan bermotor dapat bermacam-macam, mulai dari mobil, bus, sepeda motor, kendaraan off-road, truk ringan, sampai truk berat. Klasifikasi kendaraan bermotor ini bervariasi tergantung masing-masing negara. ISO 3833:1977 adalah standar untuk tipe dan definisi kendaraan darat.


Berkaitan dengan kendaraan bermotor, rem adalah salah satu sparepart kendaraan bermotor. Bahkan keberadaannya termasuk salah satu komponen penting. Dan diantara sistem kerja rem adalah dihubungkannya dengan lampu untuk penanda, jika lampu nyala maka rem kendaraan tersebut bekerja. Namun, beberapa pengendara menganggap masalah lampu rem ini hal sepele, padahal sangat penting manfaatnya terutama menyangkut keselamatan diri sendiri dan orang lain yang begitu berharga.

Selain menjaga jarak yang aman, lampu rem juga berperan untuk mencegah terjadinya tabrakan kecelakaan. Dengan matinya lampu rem maka fungsi utama untuk memberi informasi kepada pengendara di belakangnya sudah tidak ada lagi alias kendaraan di belakangnya tidak akan tahu jika kendaraan di depannya sedang mengurangi kecepatan. 

Pernahkah anda mengerem mendadak kendaraan anda disebabkan mobil/motor atau kendaraan yang ada di depan tiba-tiba suda berada dekat sekali dengan mobil/motor atau kendaraan yang anda kendarai? Apa yang anda rasakan saat itu? Bisa dipastikan tentu anda merasa panik, terkejut, kaget, hingga menyebabkan jantung berdebar, bahkan bisa jadi berdegub kencang . Apalagi jika kendaraan sedang ramai beriringan berjalan dengan kecepatan lumayan di jalan raya. Terlebih jika ternyata mobil di depan mobil kita lampu remnya mati, sehingga penurunan kecepatan tidak diketahui tanda-tandanya oleh pengendara di belakangnya. Masalah seperti ini cukup berpotensi terjadi tabrakan beruntun apalagi saat di jalan tol yang rata-rata kecepatan kendaraannya tinggi.

Maka, mulail sekarang mari kita peduli dengan lampu rem kendaraan. Safety first! Utamakan selamat! Ngecek rem bekerja dengan baik atau tidak, sebenarnya bukan hal yang rumit-rumit amat. Pekerjaan pengecekan rem kendaraan dapat dilakukan sambil mengerjakan pekerjaan lain, seperti saat memanaskan mobil atau motor pada pada pagi hari sebelum beraktivitas. Caranya cukup dengan menginjak pedal remnya saat mobil sedang parkir di garasi, lalu lihat cahaya di belakangnya dengan memanfaatkan pantulan cahaya dari lampu rem. Jika cahayanya terang dari sisi kiri dan kanannya berarti lampu rem nyala. Cara lain adalah dengan memanfaatkan mobil belakangnya saat macet di jalan dengan cara yang sama. Jika motor maka akan lebih mudah. Injak pedal rem atau tekan rem tangannya, sambil tangan satunya menutup lampu rem belakang, bekerja tidaknya lampu rem akan kelihatan.
Suatu rutinitas yang biasa, namun akibatnya jika tidak dilakukan bisa nyawa taruhannya. Maka, sekarang mulai kita anggap sebagi sesuatu yang penting. Kelihatan sepele, tapi sangat penting.
Jika lampu rem mobil bermasalah, indikasi kerusakan pada lampu rem biasanya terjadi pada bohlam lampu yang putus. Mengidentifikasi lampu putus biasanya hanya terjadi pada salah satu sisi kiri atau kanan saja, kemudian cek warna bohlamnya jika warnanya hitam dan elemen bohlamnya tidak terhubung yang menandakan bohlam putus. Cara pergantiannya pun mudah, ada yang dengan cara membuka cover mikanya, ada yang dengan cara memutar dudukan bohlam dari balik belakang lampu remnya,ada juga lampu rem yang mati keduanya yang disebabkan adanya sambungan yang kendor atau putus dari jalur kelistrikannya.

Apabila permasalahan itu belum bisa terselesaikan sendiri anda bisa mengunjungi bengkel resmi terdekat untuk melakukan pengecekan lebih detail lagi. Semoga bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Wah, ini Lho Bahayanya Jika Lampu Rem Kendaraan Mati"

Memuat...