Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Soal Sejarah Indonesia Kelas 10 Bab 3 Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia + Kunci Jawabannya ~ sekolahmuonline.com

Soal Sejarah Indonesia Kelas 10 Bab 3 Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia + Kunci Jawabannya ~ sekolahmuonline.com. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini Sekolahmuonline sajikan contoh soal lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya mata pelajaran Sejarah Indonesia Kelas 11 Bab 3 yang membahas tentang Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia.
Soal Sejarah Indonesia Kelas X Bab 3 Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia


Soal-soal Sejarah Kelas X Bab 3 berikut ini Sekolahmuonline himpun dan olah dari Modul PJJ Sejarah Indonesia Kelas 10 dengan format lebih memudahkan pembaca semuanya, khususnya adik-adik yang kini sedang mempelajari Sejarah Indonesia di kelas 10.

Materi yang dibahas dalam Sejarah Indonesia Kelas 10 Bab 3 ini adalah tentang Manusia Purba dan Asal-usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Silahkan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat. Jangan lupa berbagi kepada yang lainnya.

Soal Sejarah Indonesia Kelas X Bab 3 Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia


A. Soal Pilihan Ganda Sejarah Indonesia Kelas X Bab 3 Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia


Jawablah soal-soal berikut ini dengan memilih huruf A, B, C, D, atau E pada jawaban yang benar dan tepat!

1. Pithecanthropus berarti manusia kera. Dasar pemberian nama ini adalah ....
a. Tinggi badan Pithecanthropus hampir sama dengan tinggi badan manusia modern
b. Bentuk tubuh Pithecanthropus menyerupai manusia tetapi berwajah kera
c. Kehidupan Pithecanthropus sudah teratur seperti kehidupan manusia modern
d. Volume otak Pithecanthropus berada antara volume otak manusia dan kera
e. Bentuk kepala Pithecanthropus mendekati bentuk kepala manusia

Jawaban: D
Pithecanthropus berarti manusia kera. Dasar pemberian nama ini adalah volume otak Pithecanthropus berada antara volume otak manusia dan kera.

2. Salah satu keterampilan sosial Homo erectus yang patut kita teladani adalah ....
a. Menjunjung tinggi kedisiplinan
b. Memiliki kemampuan membuat api
c. Memiliki kemampuan berinteraksi dengan sesamanya
d. Menanamkan kekerabatan sosial dalam kehidupan
e. Mengembangkan sikap kerja sama dan tanggung jawab

Jawaban: E
Salah satu keterampilan sosial Homo erectus yang patut kita teladani adalah mengembangkan sikap kerja sama dan tanggung 
jawab

3. Adanya zaman Azoikum, Paleozoikum, Mesozoikum dan Neozoikum merupakan pembagian masa pra aksara berdasarkan ....
a. Arkeologi
b. Geologi
c. Antropologi
d. Paleontologi
e. Filologi

Jawaban: B
Adanya zaman Azoikum, Paleozoikum, Mesozoikum dan Neozoikum merupakan pembagian masa pra aksara berdasarkan Geologi

4. Salah satu jenis manusia purba di Indonesia adalah Meganthropus palaeojavanicus. Manusia purba tersebut mempunyai ciri ....
a. Ukuran geraham besar
b. Volume otak 900 cc
c. Muka menonjol ke depan
d. Pipi menonjol ke depan dan ke samping
e. Rahang besar bawah besar melebihi rahang simpanse

Jawaban: D
Salah satu jenis manusia purba di Indonesia adalah Meganthropus 
palaeojavanicus. Manusia purba tersebut mempunyai ciri pipi 
menonjol ke depan dan ke samping

5. Perhatikan data di bawah ini!
1) Ditemukan di Desa Sangiran lembah Sungai Bengawan Solo
2) Ditemukan di Desa Trinil lembah Sungai Bengawan Solo
3) Ukuran tubuh sangat besar dan kuat
4) Sudah berjalan tegak seperti manusia
5) Ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890
6) Ditemukan oleh von Koenigswald

Berdasarkan data di atas yang termasuk ciri-ciri manusia purba Meganthropus paleojavanicus yang dianggap sebagai manusia tertua di Pulau Jawa terdapat pada nomor ....
a. 1), 2), dan 3)
b. 1), 3), dan 6)
c. 2), 4), dan 5)
d. 3), 4), dan 5)
e. 4), 5), dan 6)

Jawaban: b
Manusia purba Meganthropus paleojavanicus yang dianggap sebagai manusia tertua di Pulau Jawa antara lain ditemukan di Desa Sangiran lembah Sungai Bengawan Solo, ukuran tubuh sangat besar dan kuat, ditemukan oleh von Koenigswald

6. Suku bangsa yang merupakan keturunan dari bangsa Proto Melayu adalah ....
a. Dayak, Melayu, dan Batak
b. Dayak, Batak, dan Toraja
c. Melayu, Jawa, dan Minangkabau
d. Batak, Jawa, dan Toraja
e. Jawa, Toraja, dan Minangkabau

Jawaban: b

7. Kebudayaan yang dihasilkan oleh bangsa Proto Melayu adalah:
a. kapak corong dan flakes
b. kapak pendek dan kapak bahu
c. kapak perimbas dan kapak corong
d. kapak persegi dan kapak lonjong
e. pebble dan hache courte

Jawaban: d

8. Secara arkeologis, bangsa Deutero Melayu memasuki wilayah Indonesia sejak tahun ....
a. 50 SM
b. 100 SM
c. 500 SM
d. 1000 SM
e. 1500 SM

Jawaban: c

9. Suku bangsa di wilayah Indonesia yang merupakan keturunan dari bangsa Deutero Melayu adalah suku bangsa ....
a. Papua
b. Dayak
c. Bugis
d. Batak
e. Toraja

Jawaban: c

10. Bangsa Deutero Melayu sudah menghasilkan peralatan yang terbuat dari....
a. tulang
b. logam
c. kayu
d. tanah liat
e. Batu

Jawaban: b

11. Pitecantropus erectus ditemukan oleh Eugene Dubois pada tahun 1890 di daerah ....
a. Kedungbrubus, Trinil, Ngawi
b. Ngandong, Lembah Bengawan Solo
c. Lembah Sungai Brantas, Tulungagung
d. Sangiran, Solo, Jawa Tengah
e. Mojokerto, Jawa Timur

Jawaban: a

12. Perhatikan data berikut!
1. Tinggi badan antara sekitar 168 – 180 cm
2. Bentuk kening yang menonjol sangat tebal
3. Makanan berupa tumbuhan dan daging
4. Tidak memiliki dagu
5. Volume otaknya sekitar 550 cc – 850 cc

Data yang merupakan ciri-ciri dari jenis manusia purba Pitecantropus erectus adalah ....
a. 1, 2, 3
b. 1, 2, 4
c. 1, 3, 4
d. 2, 3, 4
e. 3, 4, 5

Jawaban: b

13. Alat yang tidak digunakan oleh manusia purba pada masa berburu dan mengumpulkan makanan tingkat sederhana adalah ....
a. Kapak persegi
b. Alat serpih
c. Kapak genggam
d. Chopper
e. Arca 

Jawaban: d

14. Menurut von Koenigswald Meganthropus Paleojavanicus ditemukan pada lapisan ....
a. Pleistosen awal
b. Holosen
c. Glasial
d. Pleistosen tengah
e. Pleistosen bawah

Jawaban: a

15. Setiap manusia purba memiliki ciri tersendiri yang didasarkan atas namanya. 
Manusia purba yang mendapat julukan manusia cerdas, adalah Homo …
a. Erectus
b. Florensis
c. Sapiens
d. Africanensis
e. mojokertensis

Jawaban: c

16. Para ahli pada umumnya menyatakan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari daerah ...
a. Vietnam
b. Peking
c. Yunan
d. Champa
e. Tonkin

Jawaban: c

17. Jalur masuknya bangsa Proto Melayu ke Indonesia melalui dua jalan, yaitu jalan ...
a. utara dan selatan
b. darat dan laut
c. timur dan tenggara
d. timur dan sutera
e. barat dan timur

Jawaban: e

18. Nenek moyang bangsa Indonesia melakukan migrasi dari Yunan ke Indonesia karena ....
a. Mulai menipisnya bahan makanan di daerah Yunan
b. Situasi semakin tidak aman akibat serangan binatang buas
c. Di daerah Yunan sering terjadi peperangan antarsuku
d. Keadaan alam yang berat dan seringnya terjadi bencana alam
e. Kehidupan nenek moyang bangsa Indonesia masih berpindah-pindah

Jawaban: d

19. Bangsa Indonesia yang termasuk keturunan bangsa Deutero Melayu adalah 
suku …
a. Suku Toraja dan Minang
b. Batak dan Jawa
c. Jawa dan Bugis
d. Toraja dan Batak
e. Dayak dan Bata

Jawaban: c

20. Sebelum bangsa Melayu Austronesia masuk ke Indonesia, di wilayah Indonesia sudah ada suku ....
a. Wedoid dan Negroid
b. Melanosoide dan Negrito
c. Negroid dan Melanosoide
d. Toraja dan Minang
e. Melanosoide dan Wedoid

Jawaban: a

B. Soal Essay Sejarah Indonesia Kelas X Bab 3 Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia


Jawablah soal-soal berikut ini dengan jawaban yang benar dan tepat!

1. Sebutkan ciri-ciri kehidupan manusia purba pada masa berburu dan mengumpulkan makanan dan ciri-ciri kehidupan manusia purba pada masa bercocok tanam!

Jawaban:
Ciri-ciri manusia purba pada:
1) Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan – Pada masa ini manusia berburu dengan tujuan untuk mengumpulkan bahan makanan bagi kelompoknya, ciri-ciri kehidupannya adalah:
a. Tidak memiliki tempat tinggal tetap
b. Hidup sendiri atau dalam kelompok kecil
c. Mengumpulkan makanan berupa umbi-umbian
d. Menggunakan kapak genggam untuk berburu hewan
e. Menempati gua
f. Membuat lukisan cap jari tangan dan babi rusa dalam keadaan terpanah. Lukisan tersebut dibuat menggunakan warna hitam, putih, dan merah

2) Masa Bercocok Tanam – Pada masa ini manusia telah mengenal bercocok tanam dan tinggal dalam suatu wilayah lebih lama, ciri-ciri kehidupannya adalah:
a. Mulai menetap disekitar lokasi bercocok tanam
b. Mulai mengenakan pakaian dari kulit hewan dan kulit kayu
c. Membuat rumah dari kayu
d. Berpindah jika tanah sudah tidak subur
e. Menggunakan alat bercocok tanam, seperti mata panah, beliung persegi dan kapak lonjong
f. Menggunakan perhiasan

2. Sebutkan ciri-ciri kehidupan manusia purba pada masa mengenal kepercayaan!

Jawaban:
Pada masa mengenal kepercayaan manusia telah mengenal kepercayaan terhadap sesuatu, seperti matahari, hewan, pohon dan lainnya. Ciri-ciri kehidupannya adalah:
a. Melakukan upacara-upacara tertentu sebagai tanda jika terdapat kekuatan yang melebihi manusia
b. Mulai membangunan bangunan besar untuk upacara-upacara tertentu
c. Masa Perundagian – Pada masa ini manusia mulai memiliki kehidupan yang lebih maju, ciri-ciri kehidupannya.
d. Mulai tinggal dalam sebuah desa atau perkampungan dalam waktu yang cukup lama
e. Telah mampu mengolah logam untuk dibuat perhiasan, seperti cincin atau kalung
f. Mengenal sistem perdagangan sederhana, yaitu barter untuk mendapatkan logam, hasil bercocok tanam, hewan, dan lainnya

3. Bukti keberadaan manusia purba di Indonesia juga didukung oleh peninggalan berbagai macam perkakas yang digunakan untuk membantu kehidupan mereka. 
Sebutkan dan jelaskan contoh perkakas atau peralatan yang digunakan oleh manusia purba!

Jawaban:
Alat-alat yang digunakan manusia purba, antara lain:
a. Kapak Genggam – Alat ini digunakan oleh manusia purba jenis Pithecanthropus untuk berburu. Struktur dan bentuknya masih sangat sederhana, yaitu hanya satu bagian sisi yang tajam. Kapak Genggam digunakan dengan cara digenggam untuk memotong benda. Alat ini ditemukan di beberapa situs purba, seperti Trunyan (Bali), Awangbangkal (Kalimantan Selatan) dan Kalianda (Lampung).
b. Alat Serpih – Alat ini digunakan oleh manusia zaman dahulu untuk menusuk, memotong dan melubangi kulit binatang. Bahan pembuatnya adalah serpihan batu dari batu yang dibuat menjadi Kapak Genggam. Penemuan Alat Serpih terdapat di Gombong (Jawa tengah) dan Cabbenge (Flores).
c. Kapak Persegi – Peralatan ini terbuat dari batu yang digunakan untuk memahat, mencangkul dan berburu. Bentuknya segi empat dimana kedua sisinya diasah halus. Pada salah satu pangkal diberi lubang untuk memasang tangkai. Alat ini banyak ditemukan di situs-situs purba mulai dari Sumatera, Jawa, Nusa Tenggara dan Sulawesi.
d. Kapak Lonjong – Kapak ini berbentuk lonjong dengan pangkal lebar dan tajam. 
Pada bagian ujung akan diikat dengan gagang agar dapat digunakan. Kapak Lonjong adalah batu yang diasah hingga halus dan ditemukan di Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.
e. Menhir, yaitu sebuah tugu batu raksasa, tinggi dan besar. Dahulu digunakan untuk tempat pemujuaan manusia prasejarah.
f. Dolmen, yaitu batu yang disusun berbentu meja dan digunakan manusia zaman dahulu untuk menyimpan sesaji persembahan.
g. Sarkofagus adalah peri mati yang terbuat dari batu.
h. Arca merupakan peninggalan masa lampau berupa batu yang dipahat hingga membentuk makhluk hidup tertentu.
i. Bejana Perunggu – Bejana ini adalah peninggalan yang terbuat dari perunggu. 
Bentuknya mirip gitar Spanyol tanpa gagang. Benda ini ditemukan di Madura dan Sumatera.
j. Kapak Corong adalah kapak yang terbuat dari perunggu dan bagian atasnya berbentuk mirip corong. Alat purba ini ditemukan di Jawa, Bali, Sulawesi dan Papua

4. Dari pendapat para ahli, terdapat hal menarik tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia. Jelaskan seperti apa asal usul nenek moyang bangsa Indonesia!

Jawaban:
Bertolak dari pendapat para ahli tersebut, terdapat hal menarik tentang asal usul nenek moyang bangsa Indonesia.
Pertama, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan dan Campa. Argumen merujuk pada pendapat Moh. Ali dan Kern bahwa sekitar tahun 3000 SM-1500 SM terjadi gelombang perpindahan bangsa-bangsa di Yunan dan Campa sebagai akibat desakan bangsa lain dari Asia Tengah yang lebih kuat. Argumen ini diperkuat dengan adanya persamaan bahasa, nama binatang, dan nama peralatan yang dipakai di kepulauan Indonesia, Polinesia, Melanesia, dan Mikronesia. 

Kedua, nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Indonesia sendiri. Argumen ini merujuk pada pendapat Moh. Yamin yang didukung dengan penemuan fosil-fosil dan artefak-artefak manusia tertua di wilayah Indonesia dalam jumlah yang banyak. Sementara, fosil dan artefak manusia tertua jarang ditemukan di daratan Asia. Sinanthropus Pekinensis yang ditemukan di Cina dan diperkirakan sezaman dengan Pithecantropus Erektus dari Indonesia, merupakan satu-satunya penemuan fosil tertua di daratan Asia.

Ketiga, masyarakat awal yang menempati wilayah Indonesia termasuk rumpun bangsa Melayu. Oleh karena itu, bangsa Melayu ditempatkan sebagai nenek moyang bangsa Indonesia. Argumen ini merujuk pada pendapat Hogen yang berpendapat bahwa bangsa yang mendiami daerah pesisir Melayu berasal dari Sumatra

5. Bangsa Melayu yang menjadi nenek moyang bangsa Indonesia dapat dibedakan menjadi dua. Sebutkan dan jelaskan!

Jawaban:
Bangsa Melayu yang menjadi nenek moyang bangsa Indonesia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu : 
1. Bangsa Proto Melayu atau Melayu Tua
Orang Proto Melayu telah pandai membuat alat bercocok tanam, membuat barang pecah belah, dan alat perhiasan. Kehidupan mereka berpindah-pindah. Bangsa ini memasuki Indonesia melalui dua jalur, yaitu :
a. Jalan barat dari Semenanjung Malaka ke Sumatera dan selanjutnya menyebar ke beberapa daerah di Indonesia.
b. Jalan timur dari Semenanjung Malaka ke Filiphina dan Minahasa, serta selanjutnya menyebar ke beberapa daerah di Indonesia. Bangsa Proto Melayu memiliki kebudayaan yang setingkat lebih tinggi dari kebudayaan Homo 
Sapiens di Indonesia. 
Kebudayaan mereka adalah kebudayaan batu muda (neolitikum). Hasilhasil kebudayaan mereka masih terbuat dari batu, tetapi telah dikerjakan dengan baik sekali (halus). Kapak persegi merupakan hasil kebudayaan bangsa Proto Melayu yang masuk ke Indonesia melalui jalan barat dan kapak lonjong melalui jalan timur. Keturunan bangsa Proto Melayu yang masih hidup hingga sekarang diantaranya adalah suku bangsa Dayak, Toraja, Batak, dan Papua. 

2. Bangsa Deutro Melayu atau Melayu Muda
Sejak tahun 5000 SM, bangsa Deutro Melayu memasuki wilayah Indonesia secara bergelombang melalui jalan barat. Deutro Melayu hidup secara berkelompok dan tinggal menetap di suatu tempat. Kebudayaan bangsa Deutro Melayu lebih tinggi dari kebudayaan bangsa Proto Melayu. Hasil kebudayaan mereka terbuat dari logam (perunggu dan besi). Kebudayaan mereka disebut dengan kebudayaan Dongsong, yaitu suatu nama kebudayaan dari daerah Tonkin yang memiliki kesamaan dengan kebudayaan bangsa Deutro Melayu. Daerah Tonkin diperkiraan merupakan tempat asal bangsa Deutro Melayu, sebelum menyebar ke wilayah Indonesia. Hasil-hasil kebudayaan perunggu yang penting di Indonesia adalah kapak corong atau kapak sepatu, nekara, dan bejana perunggu. Keturunan bangsa Deutro Melayu yang masih hidup hingga sekarang diantaranya adalah suku bangsa Melayu, Batak, Minang, Jawa, dan Bugis

Demikian postingan Sekolahmuonline yang menyajikan contoh soal Pilihan Ganda dan Essay atau Uraian mata pelajaran Sejarah Indonesia Kelas 10 Bab III Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia lengkap dengan Kunci Jawaban dan Pembahasannya. Semoga bermanfaat. Silahkan baca postingan-postingan Sekolahmuonline lainnya.

Lengkap Soal Sejarah Indonesia kelas 10 dan Kunci Jawaban serta pembahasannya dapat Anda baca dan pelajari pada tautan/link di bawah ini:

1 komentar untuk "Soal Sejarah Indonesia Kelas 10 Bab 3 Kehidupan Manusia Purba dan Asal usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia + Kunci Jawabannya ~ sekolahmuonline.com"

Memuat...