Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Soal Essay Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial + Kunci Jawabannya ~ sekolahmuonline.com

Soal Essay Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial + Kunci Jawabannya ~ sekolahmuonline.com. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan Contoh Soal Essay atau Uraian lengkap dengan Kunci Jawabannya mata pelajaran Sosiologi Kelas X Bab 2 yang membahas tentang Hubungan Sosial.
Soal Essay Sosiologi Kelas X Bab 2 Hubungan Sosial


Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial membahas tiga pembelajaran. Pembelajaran Pertama membahas tentang Tindakan Sosial. Pembelajaran Kedua membahas tentang Interaksi Sosial. Sedangkan Pembelajaran Ketiga membahas tentang Realitas Sosial.

Soal Essay Sosiologi Kelas X Bab 2 Hubungan Sosial dan Kunci Jawabannya


Jawablah soal-soal berikut ini dengan jawaban yang benar dan tepat!

1. Jelaskan pengertian tindakan sosial!

Jawaban:
Menurut Max Weber, tindakan sosial adalah tindakan yang mempunyai makna, tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan keberadaan orang lain atau tindakan individu yang dapat mempengaruhi individu lain dalam masyarakat. 

Dengan ungkapan atau definisi lain tindakan sosial adalah tindakan atau perilaku manusia yang mempunyai maksud subjektif bagi dirinya, untuk mencapai tujuan tertentu dan juga merupakan perwujudan dari pola pikir individu yang bersangkutan. 

Tindakan sosial menjadi perwujudan dari hubungan atau interaksi sosial.

2. Sebutkan dan jelaskan secara singkat tipe-tipe  Tindakan Sosial!

Jawaban:
Tipe-tipe Tindakan Sosial:
1) Tindakan rasional instrumental merupakan tindakan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara yang digunakan dan tujuan yang akan dicapai. 
2) Tindakan rasional berorientasi nilai dilakukan dengan memperhitungkan manfaatnya, tetapi tujuan yang ingin dicapai tidak terlalu dipertimbangkan. 
Tindakan seperti ini menyangkut kriteria baik dan benar menurut penilaian masyarakat
3) Tindakan tradisional tindakan yang dilakukan semata-mata mengikuti tradisi atau kebiasaan yang sudah baku
4) Tindakan afektif suatu tindakan yang sebagian besar tindakan dikuasai oleh perasaan ataupun emosi, pertimbangan yang matang

3. Apa yang dimaksud dengan tindakan rasional instrumental ? Sebutkan contohnya!

Jawaban:
- Tindakan rasional instrumental merupakan tindakan yang dilakukan dengan memperhitungkan kesesuaian antara cara yang digunakan dan tujuan yang akan dicapai. Artinya, tindakan ini didasari oleh tujuan yang telah matang dipertimbangkan.

- Contoh tindakan rasional instrumental:
Ketika seorang peserta didik akan mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi memutuskan untuk memilih jurusan tertentu pada perguruan tinggi tersebut. 
Keputusan yang diambil peserta didik tersebut tentu dilakukan dengan berbagai pertimbangan, seperti kemungkinan untuk diterima dengan kemampuan yang dimilikinya, persaingan yang mengambil jurusan itu, juga peminat pada perguruan tinggi tersebut.

4. Berikan 1 contoh dari tindakan rasional berorientasi nilai ?

Jawaban:
Pelaksanaan kegiatan solidaritas atau pemberian bantuan secara sukarela terhadap korban bencana alam. Tujuan akhir dari kegiatan tersebut pada umumnya tidak terlalu dpikirkan karena tolong-menolong merupakan nilai yang baik di mata masyarakat.

5. Bagaimana menurut pendapat kamu tentang kebiasaan mudik pada Hari Raya? 

Jawaban:
Mudik adalah fenomena masyarakat untuk tetap menjalin silaturahmi dengan kaum kerabatnya sehingga orang tetap mengenal lingkungan budaya sendiri dan dapat berperan untuk tetap melestarikannya.

6. Apakah yang dimaksud dengan tindakan afektif ?

Jawaban:
Tindakan afektif adalah suatu tindakan yang sebagian besar tindakan dikuasai oleh perasaan ataupun emosi, pertimbangan yang matang.

7. Apakah yang dimaksud dengan tindakan tradisional ?

Jawaban:
Tindakan tradisional adalah suatu tindakan yang dilakukan semata-mata mengikuti tradisi atau kebiasaan yang sudah baku

8. Apakah yang dimaksud dengan Interaksi sosial ?

Jawaban:
Interaksi Sosial adalah Hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok satu dengan lainnya

9. Sebutkan dan jelaskan dua syarat terjadinya interaksi sosial!

Jawaban:
Interaksi sosial dapat terjadi dalam suasana persahabatan maupun permusuhan, bisa dengan kata-kata, jabat tangan dan bahasa isyarat.

Interaksi sosial akan terjadi apabila memenuhi dua syarat, yaitu Kontak dan Komunikasi.
a. Kontak Sosial
Kata ‘kontak’ berasal dari kata ‘con’ atau ‘cum’ (Bahasa Latin: bersama-sama) dan ‘tango’ (Bahasa Latin: menyentuh). Kontak dapat bersifat primer jika pihak-pihak yang mengadakan hubungan langsung bertemu dan bertatap muka, misalnya apabila orang-orang tersebut berjabat tangan, saling senyum, dan seterusnya. Dan, kontak sekunder yaitu apabila kontak yang terjadi memerlukan perantara. Kontak sekunder ada dua jenis yaitu langsung dan tidak langsung. Kontak sekunder langsung terjadi apabila pihak-pihak yang mengadakan kontak dengan menggunakan perantara dapat berkomunikasi secara langsung. Contoh dalam hal ini adalah berkomunikasi melalui telepon seluler. Dengan ponsel orang dapat berkomunikasi secara langsung. Kontak sekunder tidak langsung terjadi manakala orang-orang saling berhubungan, tetapi tidak dapat secara langsung melakukan komunikasi. Contoh dalam hal ini adalah orang-orang yang berkomunikasi melalui surat.

b. Komunikasi
Komunikasi berasal dari kata ‘communicare’ (Bahasa Latin: berhubungan). Jadi, secara harfiah komunikasi adalah berhubungan atau bergaul dengan orang lain. Pada kontak sosial pengertiannya lebih ditekankan kepada orang atau kelompok yang berinteraksi, sedangkan komunikasi lebih ditekankan kepada bagaimana pesannya itu diproses.

10. Sebutkan jenis-jenis Interaksi Sosial!

Jawaban:
Jenis-jenis Interaksi Sosial:
Interaksi sosial dapat terjadi antara individu degan individu, individu dengan kelompok dan antara kelompok dengan kelompok
a. Interaksi Sosial, Individu dengan Individu 
Dalam interaksi ini seorang individu akan membuat aksi kepada orang lain dengan tujuan orang lain memberikan reaksi atas aksi yang dilakukannya. Reaksi yang muncul dapat bersifat positif dan juga negatif. Reaksi dikatakan positif jika reaksi yang terjadi mengarah kepada kerjasama dan dikatakan negatif jika reaksi yang terjadi mengarah kepada pertentangan atau konflik.
b. Interaksi sosial, individu dengan individu
1) Seorang kakak mengajari adiknya belajar menggunakan sepeda motor.
2) Seorang peserta didik bertanya kepada guru tentang hasil Ujian Tengah Semester.
3) Seorang dokter melayani konsultasi dengan Pasien.
c. Interaksi Sosial, Individu dengan Kelompok 
Dalam interaksi ini, seorang individu berinteraksi dengan kelompok. Contohnya:
1) Guru yang sedang mengajarkan para peserta didik cara berpidato
2) Nara sumber mengadakan tanya jawab dengan peserta kegiatan
3) Bupati memimpin rapat kerja dengan bawahannya.
d. Interaksi Sosial, Kelompok dengan Kelompok 
Dalam interaksi ini,yang muncul adalah kepentigan kelompok, sehingga kepentingan individu-individu tidak muncul. Contohnya:
1) Mahasiswa Jurusan Sosiologi & Antropologi UNY yang berkunjung di Kampus mahasiswa Jurusan Sosiologi & Antropologi UNNES.
2) OSIS dengan Pramuka saling membantu dalam menyukseskan kegiatan tanam 1000 bibit

11. Sebutkan ciri-ciri interaksi sosial?

Jawaban:
Ciri-Ciri Interaksi Sosial
1) Pelakunya lebih dari satu orang.
2) Ada komunikasi di antara pelaku melalui kontak sosial.
3) Mempunyai maksud dan tujuan yang jelas, terlepas dari sama atau tidaknya tujuan tersebut dengan yang diperkirakan pelaku.
4) Ada dimensi waktu (masa lampau, masa kini, dan masa datang) yang akan menentukan sikap aksi yang sedang berlangsung

12. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Interaksi Sosial!

Jawaban:
Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Interaksi Sosial:
a. Imitasi
Imitasi adalah tindakan atau usaha untuk meniru orang lain sebagai tokoh idealnya. Imitasi cenderung tidak disadari dilakukan oleh seseorang. Imitasi pertama kali akan terjadi dalam sosialisasi keluarga. Misalnya, seorang anak sering meniru kebiasaan orang tuanya seperti cara berbicara dan berpakaian.
b. Identifikasi
Identifikasi adalah kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan orang lain. Identifikasi mengakibatkan terjadinya pengaruh yang lebih dalam dari sugesti dan imitasi karena identifikasi dilakukan secara sadar. Contoh identifikasi: seorang pengagum berat artis terkenal, ia sering mengidentifikasi dirinya menjadi artis idolanya dengan meniru model rambut, model pakaian, atau gaya dan menganggap dirinya sama dengan artis tersebut.
c. Sugesti
Sugesti adalah pemberian pengaruh pandangan seseorang kepada orang lain dengan cara tertentu, sehingga orang tersebut mengikuti pandangan/pengaruh 
tersebut tanpa berpikir panjang
d. Simpati
Simpati adalah suatu proses seseorang yang merasa tertarik pada orang lain. 
Perasaan simpati itu bisa juga disampaikan kepada seseorang atau sekelompok orang atau lembaga formal pada saat-saat khusus. Contoh simpati adalah pada peringatan ulang tahun, pada saat lulus ujian, atau pada saat mencapai suatu prestasi.
e. Empati
Empati adalah kemampuan mengambil atau memainkan peranan secara efektif dan seseorang atau orang lain dalam konsidi yang sebenar-benarnya, seolah-olah ikut merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain tersebut seperti rasa senang, sakit, susah, dan bahagia. Empat hampir mirip dengan sikap simpati. Perbedaannya, sikap empati lebih menjiwai atau lebih terlihat secara emosional. Contoh empati adalah saat kita turut merasakan empati terhadap masyarakat Yogyakarta yang menjadi korban letusan Gunung Merapi.
f. Motivasi
Motivasi adalah dorongan, rangsangan, pengaruh, atau stimulus yang diberikan seorang individu kepada individu yang lain sedemikian rupa sehingga orang yang diberi motivasi tersebut menuruti atau melaksanakan apa yang dimotivasikan secara kritis, rasional, dan penuh tanggung jawab. Contoh motivasi adalah guru yang memberikan motivasi kepada siswanya supaya siswanya semakin giat belajar

13. Faktor terbentuknya interaksi sosial salah satunya adalah imitasi dan sugesti coba kamu jelaskan kedua faktor tersebut?

Jawaban:
Imitasi adalah tindakan atau usaha untuk meniru tindakan orang lain sebagai tokoh idealnya. Imitasi cenderung secara tidak disadari dilakukan oleh seseorang.

Sugesti adalah pemberian pengaruh pandangan seseorang kepada orang lain dengan cara tertentu, sehingga orang tersebut mengikuti pandangan/pengaruh tersebut tanpa berpikir panjang.

14. Sebutkan bentuk interaksi asosiatif ?

Jawaban:
Bentuk interaksi sosial asosiatif adalah kerjasama, akomodasi, akulturasi, dan asimilasi.

15. Salah satu bentuk interaksi asosiatif adalah kerjasama. Jelaskan pengertian kerjasama dan sebutkan jenis-jenis kerjasama!

Jawaban:
Kerjasama adalah suatu bentuk interaksi sosial di mana orang-orang atau kelompok-kelompok bekerja sama, saling tolong menolong untuk mencapai tujuan bersama.

Ada beberapa jenis kerjasama antara lain:
a. Kerukuran atau gotong royong, yakni bentuk kerja sama yang dilakukan secara sukarela demi mengerjakan pekerjaan-pekerjaan tertentu yang berkaitan langsung dengan orang-orang yang terlibat dalam gotong royong.
b. Bargaining, yakni bentuk kerja sama berupa kegiatan perjanjian pertukaran barang ataupun jasa dua organisasi ataupun lebih
c. Kooptasi, yakni bentuk kerja sama berupa prosedur penerimaan unsur-unsur baru di kepemimpinan dan pelaksanaan ketatanegaraan organisasi guna menghindari adanya konflik.
d. Koalisi, yakni bentuk kerja sama berupa kombinasi dua organisasi atau lebih yang memiliki tujuan yang sama. 
e. Joint-venture, yakni bentuk kerja sama dalam perusahaan proyek khusus, seperti pengeboran minyak dan perhotelan


16. Salah satu bentuk interaksi asosiatif adalah akomodasi. Jelaskan pengertian akomodasi tersebut dan sebutkan bentuk-bentuk akomodasi!

Jawaban:
Akomodasi adalah proses penyesuaian diri individu atau kelompok manusia sebagai upaya untuk mengatasi ketegangan. Tujuannya mengurangi perbedaan pandangan dan pertentangan politik serta untuk mencegah terjadinya konflik.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk akomodasi:
a. Koersi, yakni bentuk akomodasi yang berlangsung karena paksaan kehendak suatu pihak terhadap pihak lain yang lemah dengan didominasi suatu kelompok atas kelompok lain.
b. Kompromi, yakni bentuk akomodasi di mana pihak-pihak terlibat perselisihan saling meredakan tuntutan sehingga tercapai suatu penyelesaian bersama dengan cara kompromi.
c. Arbitrase, yakni bentuk akomodasi yang terjadi jika terdapat pihak-pihak yang berselisih tidak sanggup mencapai kompromi sendiri, sehingga diundanglah kelompok ketiga yang tidak berat sebelah untuk mengusahakan penyelesaian. 
d. Mediasi, yakni bentuk akomidasi dengan melibatkan pihak ketiga untuk penengah atau juru damai. 
e. Konsiliasi, yakni bentuk akomodasi berupa upaya mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih untuk tercapainya suat persetujuan bersama. 
f. Toleransi, yakni bentuk akomodasi tanpa adanya persetujuan resmi karena tanpa disadari dan direncanakan, adanya keinginan untuk menghindarkan diri dari perselisihan yang saling merugikan.
g. Stalemate, yakni bentuk akomodasi yang terjadi saat kelompok yang terlibat pertentangan memiliki kekuatan seimbang, sehingga konflik akan berhenti dengan sendirinya.

17. Jelaskan pengertian Akulturasi dan Asimilasi!

Jawaban:
- Akulturasi:
Akulturasi adalah penerimaan unsur-unsur baru menjadi suatu kebudayaan baru tanpa menghilangkan unsur-unsur yang lama. Akulturasi merupakan hasil dari perpaduan dua kebudayaan dalam waktu lama. Contoh akulturasi misalnya musik Melayu bertemu dengan musik Portugis dibawa para penjajah sehingga menghasilkan jenis musik keroncong.

-Asimilasi:
Asimilasi adalah usaha-usaha untuk meredakan perbedaan antar individu atau antar kelompok guna mencapai satu kesepakatan berdasarkan kepentingan dan tujuan-tujuan bersama. Contoh asimilasi misalnya seni kaligrafi yang berasal dari Arab yang berkembang dalam kebudayaan Islam di Indonesia

18. Sebutkan bentuk interaksi disosiatif ?

Jawaban:
Bentuk interaksi sosial disosiatif adalah kompetisi, kontravensi, dan konflik sosial.

19. Jelaskan pengertian kontravensi dan sebutkan macam-macam kontravensi!

Jawaban:
Kontravensi adalah bentuk interaksi sosial disosiatif berupa sikap menentang dengan tersembunyi agar tidak ada perselisihan atau konflik terbuka. Kontravensi merupakan proses sosial yang ditandai ketidakpastian, keraguan, penolakan, dan penyangkalan yang tidak diungkapkan secara terbuka.

Terdapat 5 macam kontravensi yang ada, yaitu : 
a. Kontravensi umum, seperti penolakan, keengganan, protes, perlawanan, gangguan, dan mengancam pihak lawan.
b. Kontravensi sederhana, seperti menyangkal pernyataan orang di depan umum.
c. Kontravensi intensif, seperti penghasutan dan penyebaran desas-desus.
d. Kontravensi rahasia, seperti membocorkan rahasia atau berkhianat.
e. Kontravensi taktis, misalnya mengejutkan kelompok lawan provokasi dan intimidasi.

20. Apa yang dimaksud dengan Konflik Sosial dan sebutkan bentuk-bentuk konflik atau pertentangan!

Jawaban:
Konflik sosial atau pertikaian atau pertentangan, yakni bentuk interaksi sosial disosiatif yang terjadi karena perbedaan paham dan kepentingan antar individu atau kelompok. 
Konflik ditandai dengan adanya ancaman, kekerasan dan konflik fisik antar pihak yang bertentangan. Contoh konflik sosial misalnya antara Israel dan Palestina di mana Israel terus menerus menyerang Palestina untuk merebut daerahnya. 

Adapun bentuk-bentuk konflik atau pertentangan antara lain :
1) Pertentangan pribadi
Merupakan pertentangan yang terjadi antar inidvidu, dengan latar belakang atau sebab yang bermacam-macam.
2) Pertentangan rasial
Yakni pertentangan yang terjadi karena kepentingan kebudayaan. Kondisi bertambah buruk apabila terdapat salah satu ras yang menjadi golongan minoritas.
3) Pertentangan antarkelas sosial
Yaknik pertentangan yang terjadi karena ada perbedaan kepentingan, seperti perbedaan kepentingan antara majikan dan buruh.
4) Pertentangan politik
Yakni pertentangan yang terjadi antara golongan pada masyarakat antara negara-negara berdaulat. Misalnya seperti pertentangan yang terjadi antar partai politik menjelang pemilu atau pertentangan antara negara.
5) Pertentangan yang bersifat internasional
Adalah pertentangan yang disebabkan oleh kepentingan yang lebih luas menyangkut kepentingan nasional dan kedaulatan masing-masing negara. Apabila terdapat pihak yang tidak bisa mengendalikan diri, maka akan terjadi peperangan.

21. Jelaskan pengertian masyarakat sebagai konsep realitas sosial!

Jawaban:
Konsep Masyarakat
Koentjaraningrat (1985) menjelaskan bahwa masyarakat merupakan kesatuan hidup manusia yang melakukan interaksi menurut suatu sistem adat-istiadat tertentu dimana memiliki sifat kontinu serta terikat oleh rasa identitas bersama

22. Sebutkan unsur-unsur pokok yang ada dalam masyarakat !

Jawaban:
Unsur-unsur pokok masyarakat yaitu:
- Harus ada kelompok atau manusia yang hidup bersama,
- Adanya pergaulan yang sudah terjalin dalam waktu yang lama,
- Adanya aturan yang mengatur kelompok tersebut,
- Adanya kesadaran di kelompok tersebut bahwa mereka merupakan satu kesatuan,
- Terciptanya sebuah kebudayaan,
- Mendiami wilayah tertentu.

23. Sebutkan ciri-ciri / karakteristik keluarga !

Jawaban:
Ciri atau karakteristik keluarga, diantaranya yaitu:
e. Disatukan oleh suatu ikatan perkawinan, hubungan darah atau adopsi.
f. Umumnya anggota keluarga hidup dalam satu rumah tangga.
g. Berinteraksi dan berkomunikasi.
h. Mempertahankan juga menciptakan kebudayaan bersama.

24. Jelaskan dua bentuk keluarga inti dan keluarga besar !

Jawaban:
Ada dua bentuk keluarga, antara lain:
3) Keluarga inti (keluarga batih), yakni bentuk keluarga berdasarkan perkawinan tunggal yang terdiri dari suami, istri dan anaknya.
4) Keluarga besar, yakni bentuk keluarga baik tunggal maupun 
berdasarkan bentuk perkawinan jamak (poligami) yang terdiri dari seorang ayah dan beberapa orang ibu atau sebaliknya, atau ditarik 
dari satu keturunan dengan semua keturunannya

25. Jelaskan tugas keluarga !

Jawaban:
Adapun tugas keluarga, antara lain:
5) Tugas sosial biologis, yaitu sebagai pemenuhan kebutuhan biologis untuk meneruskan keturunan dan memberikan kasih sayang.
6) Tugas sosial ekonomi, yakni sebagai alat pemenuhan kebutuhan hidup.
7) Tugas sosial kultural, yakni sebagai alat pewarisan budaya.
8) Tugas sosial religius, yakni sebagai bagian dari kehidupan sosial beragama.

26. Jelaskan pengertian realitas sosial!

Jawaban:
Realitas sosial merupakan kenyataan-kenyataan sosial budaya di sekitar lingkungan suatu masyarakat tertentu karena adanya pola hubungan yang terjadi di dalam masyarakat.

Demikian postingan Sekolahmuonline yang menyajikan Soal Essay atau Uraian mata pelajaran Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial lengkap dengan Kunci Jawabannya. Semoga bermanfaat. Silahkan baca postingan-postingan Sekolahmuonline lainnya.

Posting Komentar untuk "Soal Essay Sosiologi Kelas 10 Bab 2 Hubungan Sosial + Kunci Jawabannya ~ sekolahmuonline.com"

Memuat...