Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Soal IPA Kelas 7 Bab 2 Zat dan Perubahannya [Kurikulum Merdeka] ~ sekolahmuonline.com

Soal IPA Kelas 7 Bab 2 Zat dan Perubahannya [Kurikulum Merdeka] ~ sekolahmuonline.com. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini Sekolahmuonline sajikan contoh soal Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas VII SMP/MTs yang kini sudah menerapkan Kurikulum Merdeka. Pada postingan kali Sekolahmuonline akan membahas soal-soal IPA Kurikulum Merdeka Kelas 7 Bab 2 Zat dan Perubahannya.

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas VII SMP/MTs Kurikulum Merdeka terdiri dari tujuh bab, yaitu:
Bab 1 Hakikat Ilmu Sains dan Metode Ilmiah
Bab 2 Zat dan Perubahannya
Bab 3 Suhu, Kalor dan Pemuaian
Bab 4 Gerak dan Gaya
Bab 5 Klasifikasi Mahluk Hidup
Bab 6 Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia
Bab 7 Bumi dan Tata Surya

Soal IPA Kurikulum Merdeka Kelas VII Bab 2 Zat dan Perubahannya Lengkap dengan Kunci Jawabannya

Bab 2 Zat dan Perubahannya meliputi beberapa pembahasan, yaitu:
A. Wujud Zat dan Model Partikel
B. Perubahan Wujud Zat
C. Perubahan Fisika dan Kimia
D. Kerapatan Zat

Nah berikut ini contoh Soal IPA Kurikulum Merdeka Kelas 7 Bab 2 Zat dan Perubahannya Lengkap dengan Kunci Jawaban atau pembahasannya. Silakan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat.

Jangan lupa, bagikan juga kepada yang lainnya. Sharing is caring. Berbagi menunjukkan kepedulianmu pada temanmu.

Jawablah soal-soal di bawah ini!

1. Apakah difusi terjadi lebih cepat dalam cairan atau gas? Jelaskan.

Jawaban:
Difusi terjadi lebih cepat dalam gas karena partikel gas bergerak lebih cepat dan menyebar ke berbagai bagian dalam wadah atau ruangan yang ditempati. Tumbukan antara partikel lebih sering terjadi dibandingkan pada zat cair.

2. Apabila gula pasir dipindahkan dari satu wadah ke wadah yang lain, apa yang terjadi? Apakah gula pasir termasuk zat padat atau zat cair? Jelaskan alasan kalian.

Jawaban:
Gula pasir sebagai suatu kesatuan akan berubah bentuk sesuai dengan wadahnya namun sebagai satuan gula pasir, tidak ada perubahan bentuk sehingga gula pasir termasuk zat padat. 

3. Berikut ini adalah data titik leleh beberapa bahan. Jawablah pertanyaan (a) – (d) berdasarkan data tersebut.

(a) Bahan manakah yang membutuhkan panas yang paling tinggi agar meleleh?
(b) Bahan-bahan mana sajakah yang akan mencair pada suhu di bawah titik leleh air?
(c) Suhu rata-rata di aerah Arktik, Kutub Utara adalah –30 °C. Bahan manakah yang tetap berwujud cair apabila ada di daerah Arktik tersebut?
(d) Suhu rata-rata di planet Venus adalah 432 °C. Bahan-bahan manakah yang wujudnya akan tetap sama dengan wujud pada suhu ruang di bumi? (suhu ruang adalah 25 °C)

Jawaban:
Berdasarkan data tabel:
a. Besi
b. Minyak zaitun dan air raksa
c. Air raksa
d. Kaca, alumunium, besi, emas, perak dan garam

4. Ketika kalian makan, perubahan apa saja yang terjadi pada makanan tersebut? Perubahan apa yang terjadi pada tubuh kalian? Identifikasi semua perubahan selama proses makan sebagai perubahan fisika atau kimia dan berikan alasannya.

Jawaban:
Perubahan yang terjadi ketika makan adalah perubahan fisika dan perubahan kimia. Selama mengigit terjadi perubahan pada ukuran makanan sehingga perubahan fisika. Ketika mengunyah ada pencampuran makanan dengan ludah yang merupakan perubahan kimia (ada enzim/cairan kimia). Perubahan kimia juga terjadi saat makanan dicerna dalam tubuh karena ukuran makanan yang makin mengecil (perubahan fisika) dan reaksi antara makanan dengan cairan kimia yang ada dalam tubuh.

5. Perubahan zat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia. Jelaskan pengertiannya masing-masing beserta contohnya! 

Jawaban:
1) Perubahan Fisika
Perubahan fisika adalah perubahan zat yang tidak menghasilkan zat baru. Ciri-ciri perubahan fisik adalah: 1) tidak terbentuk zat jenis baru; 2) zat yang mengalami perubahan dapat kembali ke bentuk semula; 3) perubahan yang terjadi hanya diikuti perubahan sifat fisik.

Perubahan fisika dapat kembali kembali ke asalnya. Beberapa contoh perubahan fisik adalah:
a. Perubahan bentuk. Misalnya selembar kertas digunting-gunting menjadi potongan-potongan kertas kecil, maka potongan kecil ini masih tetap memiliki sifat yang sama dengan kertas semula, masih tetap kertas. Yang berubah adalah bentuk dan ukuran kertas.
Beras ditumbuk menjadi tepung, batu dipecah menjadi kerikil, kayu dipotong-potong menjadi bahan kursi.
b. Perubahan wujud
Jika suatu zat dipanaskan maka akan mengalami kenaikan suhu, perubahan wujud, atau pemuaian. Demikian pula jika suatu zat cair didinginkan, maka akan mengalami penurunan suhu dan mengalami pembekuan. Contoh es batu mencair, air menjadi es, iodium yang menyublim, dan kamfer menyublim. Contoh semangkok air dapat membeku ketika didinginkan dan dapat kembali mencair ketika dipanaskan. Jika gula dilarutkan dalam air menghasilkan air gula, ini adalah perubahan fisika.

Jika panas diberikan kepada suatu zat, seperti pada proses meleleh, menguap, dan sublimasi, prosesnya adalah endoterm. Dalam hal ini, meningkatnya panas suatu zat menyebabkan kecepatan molekul bergerak lebih cepat.

Jika panas dikeluarkan dari suatu zat, seperti dalam proses meleleh dan kondensasi, prosesnya disebut eksoterm. Dalam hal ini, berkurangnya panas menyebabkan kecepatan bergerak lebih lambat.

2) Perubahan Kimia
Perubahan kimia adalah perubahan suatu zat yang menghasilkan zat jenis baru. Perubahan kimia sifatnya kekal. Ciri-ciri perubahan kimia adalah: 1) terbentuk zat jenis baru; 2) zat yang berubah tidak dapat kembali ke bentuk semula; 3) selama terjadi perubahan kimia, massa zat sebelum dan sesudah reaksi sama; 4) perubahan yang terjadi diikuti oleh perubahan sifat kimia melalui reaksi kimia. 

Ciri-ciri yang menyertai terjadinya reaksi kimia, yaitu:
a. Terjadi perubahan warna, contoh: perubahan warna pepaya yang belum masak berwarna hijau menjadi kuning saat sudah masak. Perubahan warna ini menunjukkan adanya perubahan komposisi zat dalam buah pepaya muda dan yang sudah masak. Kristal gula pasir yang berwarna putih jika dibakar menjadi caramel/arang yang berwarna coklat hitam dan rasanya berubah dari manis menjadi pahit.
b. Terjadi perubahan suhu, contoh jika larutan asam klorida dalam tabung reaksi ditambahkan larutan natrium hidroksida, maka akan terjadi perubahan suhu larutan dalam gelas kimia yang menjadi hangat.
c. Timbulnya gas, contoh jika sekeping batu marmer dimasukkan dalam gelas kimia yang berisi asam klorida maka akan muncul gelembung-gelembung gas. Kertas dibakar akan terjadi perubahan warna dari putih menjadi abu-abu. Selain itu, juga terjadi gas hasil pembakaran.
d. Terbentuknya endapan, contoh larutan perak nitrat (AgNO3) direaksikan dengan asam klorida (HCl) akan menghasilkan perak klorida (AgCl) berupa endapan putih. Reaksi pembentukannya sebagai berikut:
𝐴𝑔𝑁𝑂3(π‘Žπ‘ž) + 𝐻𝐢𝑙(π‘Žπ‘ž) → 𝐴𝑔𝐢𝑙(𝑠) + 𝐻𝑁𝑂3(π‘Žπ‘ž)

Demikian postingan Sekolahmuonline yang menyajikan Contoh Soal IPA Kurikulum Merdeka Kelas 7 Bab 2 Zat dan Perubahannya Lengkap dengan Kunci Jawabannya. Semoga bermanfaat. Membantu memudahkan seluruh rakyat Indonesia dalam belajar dimana saja dan kapan saja. Silakan baca-baca postingan Sekolahmuonline yang lainnya.
Lengkap Soal Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas VII SMP/MTs Kurikulum Merdeka beserta kunci jawabannya:
Mei Inarti
Mei Inarti Seorang Guru Sekolah dan Ibu Rumah Tangga

Posting Komentar untuk "Soal IPA Kelas 7 Bab 2 Zat dan Perubahannya [Kurikulum Merdeka] ~ sekolahmuonline.com"

close