Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Soal IPS Kelas 8 Tema 01. Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya (Kelas VIII SMK Kurikulum Merdeka) ~ sekolahmuonline.com

Soal IPS Kelas 8 Tema 01. Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya (Kelas VIII SMK Kurikulum Merdeka) ~ sekolahmuonline.com. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini Sekolahmuonline sajikan soal-soal Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VIII SMP yang menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar.
Soal IPS Kelas 8 SMP Tema 01. Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya lengkap dengan kunci Jawabannya
Soal-soal di bawah ini cocok digunakan untuk menambah referensi Bapak Ibu Guru dalam membuat soal. Bagi adik-adik yang sekarang kelas 8 pun bagus untuk digunakan dalam belajar secara mandiri. 

Soal IPS Kelas VIII Tema 01. Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya

A. Soal Pilihan Ganda IPS Kelas 8 Tema 01. Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya

Pilih jawaban yang benar dengan memberikan tanda silang (X) pada huruf A, B, C, atau D

1. Indonesia memiliki banyak gunungapi aktif. Jalur pegunungan di Indonesia membentang dari ujung utara Sumatra memanjang melalui pantai barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, dan Halmahera. Jumlah gunung aktif di Indonesia sebanyak 127 gunung api aktif. Dampak tersebut merupakan dampak dari adanya …
a. Letak astronomis.
b. Letak geografis.
c. Letak geologis.
d. Letak absolut.

Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Letak geologis adalah posisi suatu wilayah yang didasarkan pada struktur geologi atau susunan batuan di sekitarnya. Secara geologis, Indonesia dilalui dua jalur pegunungan dunia yaitu pegunungan Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Letak tersebut menyebabkan Indonesia memiliki banyak gunung api aktif. Jalur pegunungan di Indonesia membentang dari ujung utara Sumatra memanjang melalui pantai barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, Nusa Tenggara, Banda, Sulawesi, dan Halmahera. Jumlah gunung aktif di Indonesia sebanyak 127 gunung api.

2. Perhatian nama-nama negara di bawah ini
(1) Indonesia
(2) Filipina
(3) Jepang
(4) Korea Selatan
(5) Inggris
(6) Perancis

Negara yang memiliki iklim sub tropis ialah …
a. (1) dan (3).
b. (5) dan (6).
c. (2) dan (4).
d. (3) dan (4).

Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Cuaca adalah kondisi rata-rata udara pada saat tertentu di suatu wilayah yang relatif sempit dan dalam waktu yang singkat.

Iklim merupakan kondisi cuaca rata-rata tahunan pada suatu wilayah yang luas. 

Indonesia sendiri memiliki iklim tropis yang memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan terjadi pada bulan Oktober-Maret, sedangkan musim kemarau terjadi pada bulan April-September. Arus angin yang banyak mengandung uap air dari Samudra Pasifik melewati Laut Cina Selatan menyebabkan musim hujan di Indonesia terutama wilayah bagian barat. Semakin ke timur curah hujan semakin sedikit. Hal ini karena hujan telah banyak jatuh dan menguap di bagian barat.

3. Hutan dapat berfungsi sebagai hutan produksi, hutan lindung dan hutan konservasi. Berikut merupakan fungsi hutan dalam kegiatan produksi adalah …
a. Hutan melindungi sistem daya dukung lingkungan hidup .
b. Hutan melakukan perlindungan terhadap sistem penyangga kehidupan, pengawetan beragam jenis tumbuhan dan satwa.
c. Hutan menghasilkan bahan baku untuk pembuatan produk dan jasa.
d. Hutan mencegah terjadinya banjir, erosi dan mempertahankan kesuburan tanah untuk tanaman yang ada di dalamnya.

Kunci Jawaban: C
Pembahasan:
Fungsi Hutan:
- Hutan Produksi: Menghasilkan bahan baku produksi
-:Hutan Lindung: Melindungi sistem daya dukung lingkungan hidup
- Hutan Konservasi: Fungsi pokok pelestarian keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya

4. Perhatikan pernyataan berikut
(1) Luas wilayah
(2) Suhu dan kelembaban udara
(3) Posisi strategis
(4) Jumlah penduduk
(5) Isolasi kepulauan oleh lautan

Faktor geografis yang memengaruhi keragaman budaya adalah ….
a. (1), (2), dan (3).
b. (1), (2), dan (4).
c. (1), (3), dan (5).
d. (2), (4), dan (5).

Kunci Jawaban: D
Pembahasan:
Keragaman budaya di Indonesia dipengaruhi oleh faktor geografis seperti isolasi geografis, kondisi iklim, dan letak geografis.

» Isolasi Geografis
- Indonesia adalah negara kepulauan.
- Lautan yang menjadi isolasi alam antar kelompok tersebut.
- Keterbatasan teknolo gi di bidang nautika perkapalan menyebabkan mereka tidak dapat bertemu atau berpindah dari satu pulau ke pulau lain.

» Iklim
- Indonesia diwarnai oleh mikro iklim yang beragam.
- Dalam sebuah ruang wilayah yang sempit, perbedaan ketinggian tempat dapat menghasilkan perbedaan suhu yang signifikan.
- Masyarakat pesisir Pantai Utara Jawa yang bemata pencaharian sebagai nelayan, sedangkan masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan bermata pencaharian sebagai petani.

» Letak Geografis
- Secara geografis, Indonesia terletak pada posisi yang strategis karena berada pada persilangan antara Benua Asia dan Australia, serta diantara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
- Menyebabkan Indonesia banyak dilalui bangsa asing yang melintasi Selat Malaka sebagai penghubung antara belahan bumi bagian barat dan timur pada saat itu.
- Meningkatkan peluang terjadinya pertukaran kebudayaan secara tidak langsung.

5. Pengaruh Hindu di Indonesia melalui jalan damai yang dilakukan pedagang dari India melalui jalur laut. Perdagangan pada masa itu sedang berkembang karena jalur sutra yang menghubungkan India - Cina melalui jalur laut dan melalui wilayah Nusantara adalah pernyataan dari teori ….
a. Teori waisya.
b. Teori brahmana.
c. Teori ksatria.
d. Teori arus balik.

Kunci Jawaban: A
Pembahasan:
Terdapat berbagai pendapat mengenai proses masuknya Hindu-Buddha atau sering disebut Hindunisasi. Sampai saat ini masih ada perbedaan pendapat mengenai cara dan jalur proses masuk dan berkembangnya pengaruh Hindu-Buddha di Kepulauan Indonesia. Beberapa pendapat (teori) tersebut dijelaskan pada uraian berikut:
- Pertama, sering disebut dengan teori Ksatria.
Dalam kaitan ini R.C. Majundar berpendapat, bahwa munculnya kerajaan atau pengaruh Hindu di Kepulauan Indonesia disebabkan oleh peranan kaum ksatria atau para prajurit India. Para prajurit diduga melarikan diri dari India dan mendirikan kerajaan-kerajaan di Kepulauan Indonesia dan Asia Tenggara pada umumnya. Namun, teori Ksatria yang dikemukakan oleh R.C. Majundar ini kurang disertai dengan bukti-bukti yang mendukung. Selama ini belum ada ahli arkeolog yang dapat menemukan bukti-bukti yang menunjukkan adanya ekspansi dari prajurit-prajurit India ke Kepulauan Indonesia. Kekuatan teori ini terletak pada semangat petualangan para kaum ksatria. 

- Kedua, teori Waisya.
Teori ini terkait dengan pendapat N.J. Krom yang mengatakan bahwa kelompok yang berperan dalam dalam penyebaran Hindu-Buddha di Asia Tenggara, termasuk Indonesia adalah kaum pedagang. Pada mulanya para pedagang India berlayar untuk berdagang. Pada saat itu jalur perdagangan ditempuh melalui lautan yang menyebabkan mereka tergantung pada musim angin dan kondisi alam. Bila musim angin tidak memungkinkan maka mereka akan menetap lebih lama untuk menunggu musim baik. Para pedagang India pun melakukan perkawinan dengan penduduk pribumi dan melalui perkawinan tersebut mereka mengembangkan kebudayaan India. Menurut G. Coedes, yang memotivasi para pedagang India untuk datang ke Asia Tenggara adalah keinginan untuk memperoleh barang tambang terutama emas dan hasil hutan. 

- Ketiga, teori Brahmana.
Teori tersebut sesuai dengan pendapat J.C. van Leur bahwa Hindunisasi di Kepulauan Indonesia disebabkan oleh peranan kaum Brahmana. Pendapat van Leur didasarkan atas temuan-temuan prasasti yang menggunakan bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa. Bahasa dan huruf tersebut hanya dikuasai oleh kaum Brahmana. Selain itu adanya kepentingan dari para penguasa untuk mengundang para Brahmana India. Mereka diundang ke Asia Tenggara untuk keperluan upacara keagamaan. Seperti pelaksanaan upacara inisiasi yang dilakukan oleh para kepala suku agar mereka menjadi golongan ksatria. Pandangan ini sejalan dengan pendapat yang dikemukan oleh Paul Wheatly bahwa para penguasa lokal di Asia Tenggara sangat berkepentingan dengan kebudayaan India guna mengangkat status sosial mereka.

- Keempat, teori yang dinamakan teori Arus Balik.
Teori ini lebih menekankan pada peranan bangsa Indonesia sendiri dalam proses penyebaran kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia. Artinya, orang-orang di Kepulauan Indonesia terutama para tokohnya yang pergi ke India. Di India mereka belajar hal ihwal agama dan kebudayaan Hindu-Buddha. Setelah kembali mereka mengajarkan dan menyebarkan ajaran agama itu kepada masyarakatnya. Pandangan ini dapat dikaitkan dengan pandangan F.D.K. Bosch yang menyatakan bahwa proses Indianisasi di Kepulauan Indonesia dilakukan oleh kelompok tertentu, mereka itu terdiri dari kaum terpelajar yang mempunyai semangat untuk menyebarkan agama Buddha. Kedatangan mereka disambut baik oleh tokoh masyarakat. Selanjutnya karena tertarik dengan ajaran Hindu-Buddha mereka pergi ke India untuk memperdalam ajaran itu. Lebih lanjut Bosch mengemukakan bahwa proses Indianisasi adalah suatu pengaruh yang kuat terhadap kebudayaan lokal.

B. Soal Essay IPS Kelas 7 Tema 01. Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya

Jawablah soal-soal di bawah ini dengan benar dan tepat! 

1. Bagaimana pengaruh iklim terhadap keragaman sosial budaya di Indonesia?

Jawaban:
Indonesia diwarnai oleh mikro iklim yang amat beragam. Dalam sebuah ruang wilayah yang sempit, perbedaan ketinggian tempat dapat menghasilkan perbedaan suhu yang signifikan. Perbedaan antara satu wilayah dengan wilayah lain inilah menyebabkan perbedaan pola perilaku yang berbeda, mulai dari bahasa hingga ke sistem mata pencarian hidup dan sistem ekonomi. Contoh real atau contoh nyata dari keragaman regional dapat dilihat pada masyarakat pesisir Pantai Utara Jawa, dibandingkan dengan masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan di pulau yang sama, Jawa. Begitu pula masyarakat pesisir utara Pulau Sumatra dengan masyarakat yang tinggal di lereng Pegunungan Bukit Barisan.

Indonesia bagian barat memang di dominasi oleh bioma Hutan Hujan Tropis, namun pulau Jawa secara mikro iklim dapat dibagi menjadi menjadi dua region. Region Jawa bagian Barat masih beruakan Bioma Hutan hujan tropis, namun Jawa bagian Timur sudah dipengaruhi oleh Bioma Hutan Musim Tropis atau hutan gugur tropis, zona ini sampai ke Pulau Bali. Nusa Tenggara Barat berbatasan selat dengan Bali, namun kondisi yang ada di NTB sudah dapat dikategorikan sebagai sabana. Berbeda pula di Nusa Tenggara Timur di mana kategori bioma yang tepat untuk menggambarkan NTT adalah stepa tropis.

Suhu yang dingin akan selaras dengan pakaian tradisional berlengan panjang. Tinggal di pesisir akan menyebabkan mata pencarian sebagai nelayan. Sistem pertanian di dataran rendah dan dataran tinggi juga akan berbeda, karena suhu yang berbeda. Bermukim di pedalaman hutan juga akan menimbulkan perbedaan yang mencolok pada bentuk rumah adat. Jenis makanan tradisional juga tidak terlepas dari kondisi iklim setempat.

Kearifan lokal yang berkembang di Nusantara akibat kondisi iklim juga terlihat pada Masyarakat Adat Baduy. Rumah warga di Desa Kanekes hanya boleh menghadap ke utara dan selatan, ini tujuannya supaya sinar matahari dapat masuk melalui jendela rumah. Kelembaban udara di lereng pegunungan cenderung lembab, sehingga apabila ventilasi tidak bekerja dengan baik maka sirkulasi udara tidak akan baik. Adaptasi bentuk rumah tradisional juga dimiliki oleh berbagai kebudayaan di Indonesia yang disesuaikan dengan latar belakang kearifan lokal dan kondisi sekitar, seperti bentuk rumah Joglo, Panggung dan masih banyak lainnya.

2. Bagaimana hubungan proses geografis dengan kedatangan bangsa-bangsa asing di Indonesia?

Jawaban:
Kedatangan bangsa-bangsa asing ke Indonesia disebabkan karena adanya proses geografis yang berupa angin muson untuk berlayar ke timur dari India ke Cina. Selain itu, terdapatnya selat malaka yang digunakan sebagai tempat transit kapal-kapal untuk mengirimkan komoditas dari India ke Cina yang disebut sebagai jalur sutra karena komoditas yang diperjualbelikan berupa kain sutra, wewangian, dan rempah-rempah.
Peralihan rute perdagangan dari jalur darat menuju jalur laut ini juga membawa keuntungan bagi masyarakat di Indonesia. Masyarakat di Indonesia juga ternyata ikut aktif dalam perdagangan tersebut sehingga terjadilah kontak hubungan di antara keduanya (Indonesia-India dan Indonesia-Cina).

3. Potensi sumber daya alam yang dimanfaatkan secara terus menerus mengakibatkan perubahan bagi kelangsungan alam. Salah satu dampak perubahan alam yang terjadi adalah menurunnya daya dukung lingkungan terhadap kehidupan manusia. Jelaskan faktor yang menyebabkan perubahan potensi sumber daya alam!

Jawaban:
Populasi manusia yang semakin bertambah membuat konsumsi semakin bertambah. Hal ini mempengaruhi tingkat eksploitasi terhadap sumber daya alam yang juga mengalami peningkatan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup. Eksploitasi sumber daya alam yang berlebih dengan menggunakan prinsip maksimalisasi dan mengabaikan pelestarian lingkungan dapat menyebabkan pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Dampaknya terjadi perubahan potensi sumber daya alam yang semakin mengalami penurunan. Oleh karena itu, dalam kegiatan pemanfaatan lingkungan harus memperhatikan kelestarian lingkungan agar dampak negatif dapat diminimalisir dan potensi sumber daya alam tetap lestari.

4. Bagaimana pendapat kalian tentang teman yang berbuat curang ketika ujian sekolah dan apa yang akan kalian lakukan? Apakah perilaku tersebut telah melanggar norma? Jelaskan!

Jawaban:
Menurut saya ketika ada teman yang berbuat curang saat ujian sekolah dapat diberikan nasehat pada saat ujian sekolah selesai, walaupun perilaku tersebut melanggar norma dalam dunia pendidikan. Namun, jika teman tersebut terus-menerus melakukan kecurangan setelah diberikan nasehat ada baiknya dapat diberikan sanksi oleh guru.

5. Terdapat teori masuknya agama Hindu-Buddha ke Indonesia. Teori apa yang paling kuat menurut pendapatmu? Jelaskan alasan dan bukti-buktinya!

Jawaban:
Menurut saya teori yang paling kuat adalah teori Brahmana, karena dalam teori brahmana menunjukkan bahwa merekalah yang memahami dengan benar kitab Weda dan bertanggung jawab untuk menyebarkan agama Hindu. Buktinya dalam kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia yang menjadi raja adalah mereka yang mempunyai kasta paling tinggi dan mampu menyebarkan agama Hindu-Buddha serta raja juga berpengaruh terhadap masyarakat di sekitarnya.

Demikian postingan Sekolahmuonline yang menyajikan contoh soal mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas 8 Tema 01 yang membahas Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasannya yang Sekolahmuonline rujuk dari Buku IPS Kelas VIII SMP dengan dikemas kembali menjadi kemasan yang semoga memudahkan untuk dibaca dan dipelajari. Semoga bermanfaat. Silahkan baca-baca postingan Sekolahmuonline yang lainnya.

Lengkap soal pilihan ganda dan esai IPS Kelas 8 SMP/MTs Kurikulum Merdeka (Merdeka Belajar) semua bab silakan baca dan pelajari judul-judul postingan di bawah ini:

Posting Komentar untuk "Soal IPS Kelas 8 Tema 01. Kondisi Geografis dan Pelestarian Sumber Daya (Kelas VIII SMK Kurikulum Merdeka) ~ sekolahmuonline.com"

Iklan

Close x