Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Contoh Soal PPKn Kelas 9 Bab 4 Berbudi Pekerti Luhur Sesuai dengan Pancasila (PPKn Kelas IX SMP/MTs)

Contoh Soal PPKn Kelas 9 Bab 4 Berbudi Pekerti Luhur Sesuai dengan Pancasila PPKn Kelas IX SMP/MTs). Pembaca Sekolahmuonline, kembali kami sajikan Contoh Soal mata pelajaran PPKn kelas IX SMP/MTs lengkap dengan jawaban atau pembahasannya.


Contoh Soal PPKn berikut ini adalah pembahasan soal-soal materi kurikulum 2013 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan kelas 9 Bab 4 tentang Berbudi Pekerti Luhur Sesuai dengan Pancasila.

Selamat membaca dan selamat mempelajarinya. Jangan lupa berbagi kepada yang lainnya. Sharing is caring. Cukup tekan share tombol sosial media yang ada di sini. Bisa lewat Facebook, Twitter, WhatsApp, dan yang lainnya.

Contoh Soal PPKn Kelas 9 Bab 4 Berbudi Pekerti Luhur Sesuai dengan Pancasila


Untuk memudahkan Anda dalam belajar, berikut ini Sekolahmuonline buatkan Daftar Isi pembahasan soalnya. Jadi Anda bisa klik judul soal, langsung akan loncat diarahkan ke soal yang dituju beserta jawabannya. Jika ingin naik lagi ke atas, cukup tekan tanda arah panah naik ke atas (tanda seperti ini: ^ ) yang ada di bawah samping/sebelah kanan.

Berikut ini Daftar Isi-nya (Klik: SHOW)

Jawablah soal-soal berikut ini dengan jawaban yang benar dan tepat!

1. Jelaskan makna bertutur kata sesuai nilai Pancasila!


Jawaban:
Bertutur kata yang sesuai dengan nilai Pancasila adalah bertutur kata baik yang diwujudkan dengan berkata-kata atau berbincang-bincang tidak kasar atau tidak kotor.
Dengan bertutur kata yang baik maka orang lain tidak akan tersinggung, kecewa, marah ataupun sakit hati.

Sedangkan ciri dari suatu perkataan itu tidak baik adalah bahwa perkataan itu menjadikan orang lain sakit hati, tersinggung, marah dan kecewa.

Contoh tutur kata yang kurang baik antara lain : Kamu malas sekali belajar, sehingga kamu jadi bodoh dan nilai rapornya jelek sekali.
Kata-kata tersebut jika diucapkan kepada seseorang dapat menimbulkan sakit hati. 

Sebaiknya ucapan tersebut bisa di perbaiki seperti ini : Andaikan kamu lebih rajin mungkin nilai rapornya akan lebih baik dari nilai ini. 

2. Bagaimana caranya supaya kita terhindar dari tutur kata yang buruk?


Jawaban:
Bertutur kata yang buruk atau seronok bukan keperibadian bangsa Indonesia. Hal tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, dan bisa menyebabkan rendahnya penilaian orang lain terhadap kita. Oleh karena itu, 
supaya terhindar dari tutur kata yang buruk, kita harus:
a. berpikir sebelum berkata atau menyampaikan sesuatu kepada orang lain;
b. pikirkan akibat dari kata-kata yang akan kita ucapkan;
c. berbicara seperlunya tanpa harus memperbanyak pembicaraan yang tidak bermanfaat;
d. sampaikan maksud dengan bahasa yang halus dan tidak berbelit-belit;
e. tidak meninggikan atau mengeraskan suara ketika berbicara;
f. menunjukkan rasa hormat dan penghargaan kepada lawan bicara; 
g. berusaha membalas perkataan buruk dengan perkataan yang baik dan sopan.

3. Jelaskan makna bersikap sesuai nilai Pancasila!


Jawaban:
Bersikap sesuai dengan nilai Pancasila sama dengan bersikap positif terhadap Pancasila. Sikap positif itu terutama adalah kesediaan segenap komponen masyarakat untuk aktif mengungkapkan pemahamannya mengenai Pancasila dan menjadikan nilai-nilai Pancasila makin tampak nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

4. Sebutkan contoh sikap yang sesuai dengan sila-sila Pancasila yang harus ditampilkan oleh setiap komponen bangsa dalam kehidupan sehari-hari!


Jawaban:
Berikut sikap yang sesuai dengan sila-sila Pancasila yang harus ditampilkan oleh setiap komponen bangsa dalam kehidupan sehari-hari:
1). Ketuhanan yang Maha Esa:
a. Percaya dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
b. Hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut-penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup.
c. Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
d. Tidak memaksakan suaatu agama

2). Kemanusian yang Adil dan Beradab:
a. Mengakui persamaan derajat. Persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
b. Saling mencintai sesama manusia.
c. Mengembangkan sikap tenggang rasa.
d. Tidak semena-mena terhadap orang lain.
e. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
f. Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
g. Berani membela kebenaran daan keadilan.
h. Bangsa Indoneesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain.

3).  Persatuan Indonesia
a. Menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
b. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
c. Cinta tanah air dan bangsa.
d. Bangga sebagai bangsa Indonesia dan berTanah Air Indonesia.
e. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika

4). Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan:
a. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
b. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
c. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
d. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
e. Menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah serta memperpertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.

5). Keadilan Sosial Bagi Seluruh Indonesia:
a. Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
b. Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
c. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
d. Menghormati hak orang lain.
e. Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
f. Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
g. Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
h. Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
i. Suka bekerja keras.
j. Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
k. Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

5. Jelaskan pengertian perilaku dan makna berperilaku sesuai nilai Pancasila!


Jawaban:
- Perilaku merupakan perbuatan/tindakan dan perkataan seseorang yang sifatnya dapat diamati, digambarkan dan dicatat oleh orang lain ataupun orang 
yang melakukannya. Dengan kata lain, perilaku merupakan perwujudan dari sikap manusia

- Berperilaku sesuai nilai Pancasila artinya nilai-nilai Pancasila yang telah diyakini kebenarannya harus diamalkan atau diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

6. Mengapa dalam bertutur kata harus menggunakan bahasa yang sopan dan santun?


Jawaban:
Coba mikir!

7. Mengapa dalam bertutur kata harus sesuai dengan norma yang berlaku?


Jawaban: 
Hayo kenapa?

8. Apa manfaatnya bertutur kata yang baik?


Jawaban: 
Manfaat bertutur kata yang baik:
- Manfaat bagi diri sendiri antara lain akan dihargai dan dihormati orang lain, kepribadian akan semakin baik, menimbulkan ketenangan batin, kebahagiaan hidup akan tercapai.

- Manfaat bagi orang lain antara lain tidak menyinggung perasaan orang lain, tidak merugikan, tidak mengganggu ketentraman, tidak tersakiti hatinya atau tidak membuat orang lain kecewa atau kesal yang akan menimbulkan kemarahan.

- Manfaat bagi masyarakat antara lain tercipta suasana kehidupan yang harmonis damai dan tentram, apalagi kalau anggota masyarakat melakukannya sesuai ketentuan yang berlaku. Keharmonisan dalam masyarakat sulit tercapai jika anggota-anggota masyarakat tersebut tidak melakukannya sesuai aturan dan tidak memiliki etika serta sopan santun dalam bertutur kata. 

9. Jelaskan akibat bertutur kata tidak sesuai nilai Pancasila bagi diri sendiri dan dan orang lain?


Jawaban: 
Apabila tutur kata, sikap, dan perilaku yang kita tampilkan tidak baik, maka akan memiliki akibat yang merugikan semua pihak. Kasus-kasus perkelahian antarindividu, antarkelompok, atau bahkan antarkampung sering terjadi karena ketidaksantunan dalam bertutur kata, bersikap dan berperilaku. Saling ejek, saling melontarkan kata-kata kasar, menghina, dan merendahkan lawan bicara dapat memancing emosi yang berujung pada perkelahian. Jangankan kata-kata yang yang memang kasar dan bermuatan penghinaan, kata-kata yang awalnya dimaksudkan untuk bercanda saja pun dapat mengundang datangnya pertengkaran jika disampaikan pada orang lain dan saat yang tidak tepat.

10. Benarkah bangsa Indonesia dikenal oleh bangsa lain sebagai bangsa yang ramah dan bertutur kata sopan dan santun? Berikan alasanmu!


Jawaban: 
Hayo, coba kamu jawab! Selamat berpikir!

Posting Komentar untuk "Contoh Soal PPKn Kelas 9 Bab 4 Berbudi Pekerti Luhur Sesuai dengan Pancasila (PPKn Kelas IX SMP/MTs)"

Memuat...