Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Soal Pilihan Ganda dan Essay Biologi Kelas 12 Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup ~ sekolahmuonline.com

Soal Pilihan Ganda dan Essay Biologi Kelas 12 Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup ~ sekolahmuonline.com. Pembaca Sekolahmuonline, kembali Sekolahmuonline sajikan contoh soal Biologi Kelas 12. Kali ini Sekolahmuonline sajikan Soal-soal Pilihan Ganda dan soal-soal Essay Biologi Kelas 12 Bab 5 yang membahas tentang Pewarisan Sifat Makhluk Hidup.
Soal Pilihan Ganda dan Essay Biologi Kelas XII Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup
Biologi kelas XII Bab Pewarisan Sifat Makhluk Hidup terdiri dari dua kegiatan pembelajaran. Materi pokok yang dibahas dalam Bab Pewarisan Sifat Makhluk Hidup ini terdiri dari:
- Pertama: Prinsip Pewarisan Sifat Makhluk Hidup Berdasarkan Hukum Mendel
- Kedua: Penerapan Hukum Mendel di Bidang Pertanian dan Peternakan

Silahkan dibaca dan dipelajari, semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk berbagi kepada yang lainnya. Cukup dengan meng-klik tombol share sosial media yang Sekolahmuonline sediakan pada postingan ini. Terimakasih.

Baca juga Rangkuman Biologi Kelas 12:
Baca juga Soal Biologi Kelas 12:

Soal Pilihan Ganda dan Essay Biologi Kelas XII Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup

Sekolahmuonline beritahu dulu, soal-soal di bawah ini terdiri dari soal pilihan ganda, soal essay atau uraian, dan soal latihan yang semuanya berbentuk pilihan ganda. Selamat belajar. 

A. Soal Pilihan Ganda Biologi Kelas 12 Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup

Jawablah soal-soal berikut ini dengan memilih huruf A, B, C, D, E pada jawaban yang benar!

1. Alasan Mendel menggunakan tanaman ercis sebagai bahan penelitian adalah….
A. Keturunan sedikit
B. Memiliki perbedaan sifat yang mencolok
C. Sulit disilangkan
D. Memiliki viabilitas yang rendah
E. Memiliki vitalitas yang rendah

Jawaban: B

Pembahasan:
Alasan Mendel menggunakan tanaman ercis sebagai bahan penelitian adalah
1. mudah melakukan penyerbukan silang
2. mudah di dapat
3. mudah hidup dan dipelihara
4. cepat berbuah atau berumur pendek
5. terdapat jenis-jenis dengan sifat beda yang mencolok

2. Bunga merah muda disilangkan dengan bunga putih semua fenotif anaknya merah muda, jika bunga merah muda heterozigot disilangkan sesamanya. Kemungkinan akan diperoleh keturunan ....
A. 100% fenotifnya merah muda
B. Merah : Putih = 3 : 1
C. Merah Muda : Putih = 3 : 1
D. Merah Muda : putih = 2 : 2
E. Merah : merah Muda : putih = 1 :2 : 1

Jawaban: B

Pembahasan:
 P Mm x Mm
 G M,m M,m
 F1 MM = Merah
 Mm = Merah muda
 Mm = Merah muda
 Mm = putih
Fenotif = Merah : Merah Muda : putih
 1 : 2 : 1

3. Ada tanaman kacang gen B (biji bulat) dominan terhadap b (biji kisut). Agar didapatkan fenotif kacang biji bulat : biji kisut = 3:1 pada keturunan berikutnya, maka genotif parentalnya adalah ...
A. Bb x BB
B. Bb x bb
C. Bb x Bb
D. BB x bb
E. BB x BB

Jawaban: C

Pembahasan:
P Bb x Bb
 G B,b B,b
F1 BB = Biji bulat
 Bb = Biji bulat
 Bb = Biji bulat
 bb = Biji kisut
Biji Bulat : Biji kisut
 3 : 1
4. Individu dengan genotif AABBCcDd jika melakukan melakukan pembelahan meiosis macam kombinasi gamet yang terbentuk adalah ....
A. 2
B. 4
C. 6
D. 8
E. 16

Jawaban: B

Pembahasan:
Jumlah gamet AABBCcDd ada 4
Karena ada 2 sifat beda sehingga 2n, n merupakan sifat beda.
5. Kucing berambut hitam disilangkan dengan kucing berambut putih semua keturunannya berambut kelabu, jika kucing kelabu disilangkan sesamanya prosentase kemungkinan keturunannya yang berambut hitam adalah ....
A. 12,5%
B. 25%
C. 50%
D. 75%
E. 100%

Jawaban: C

Pembahasan:
P Hh x Hh
G H,h H,h
F1 HH = Hitam
 Hh = kelabu
 Hh = kelabu
 hh = putih
rasio fenotif = Hitam : Kelabu : putih
 1 : 2 : 1
 25% : 50% : 25%

6. Pada kelapa sifat batang tinggi (T) dominan terhadap batang pendek (t), sedangkan sifat buah banyak (B) dominan terhadap buah sedikit (b). Persilangan antara 2 pohon kelapa batang tinggi buah banyak (TTBB) dengan kelapa batang pendek buah sedikit (ttbb) menghasilkan keturunan F2 dengan ratio 9 : 3 : 3 : 1.
Keturunan F2 yang paling baik digunakan untuk bibit bergenotif….
A. TTBB
B. TtBb
C. ttBB
D. TtBB
E. ttBb

Jawaban: B

Pembahasan:
Pada persilangan dihidrid rasio fenotifnya 9 : 3 : 3 : 1 ,dimana hasil keturunan yg heterozigot yg paling dominan muncul.
7. Yang bukan merupakan ciri dari pemuliaan tanaman dengan cara konvensional adalah….
A. menghasilkan jenis baru dengan persilangan
B. memanfaatkan keragaman yang tersedia di alam
C. terjadi secara acak tidak terarah
D. menghasilkan jenis baru dengan dasar genetik
E. waktu yang digunakan lama

Jawaban: A

Pembahasan:
Hasil jenis baru yang dihasilkan dari persilangan bukan merupakan ciri dari pemuliaan tanaman dengan cara konvensional

8. Mengawinkan ternak jantan dan betina yang sama jenisnya bertujuan untuk mempertinggi sifat homozigot….
A. Purebreeding
B. Inbreeding
C. Outcrossing
D. Crossbreeding
E. Upbreeding

Jawaban: A

Pembahasan:
Purebreeding, mengawinkan ternak jantan dan betina yang sama jenisnya. Hal ini bertujuan untuk mempertinggi sifat homozigot. Misalnya perkawinan sapi Madura di Pulau Madura
9. Berikut di bawah ini yang merupakan contoh tekhnik upbreeding adalah….
A. Sapi pejantan dari luar negeri dengan sapi betina setempat
B. Sapi pejantan Madura dengan sapi betina Madura juga
C. Perkawinan antara sapi Fries Holland dengan sapi Madura
D. Kelompok dengan betina dari kelompok lain yang masih dalam satu ras
E. Perkawinan sapi bali dari kelompok A dengan sapi bali dari kelompok B

Jawaban: A

Pembahasan:
Upbreeding, perkawinan antara pejantan yang telah diketahui mutunya (biasanya didatangkan dari luar negeri) , dengan betina-betina setempat. Perkawinan ini bertujuan untuk memperbaiki mutu ternak rakyat

10. Tes cross/uji silang adalah persilangan antara suatu individu dengan salah satu induknya yang resesif (bb), jika test cross menghasilkan keturunan dengan fenotif yang seragam. Genotif dari indidvidu tersebut adalah….
A. Bb dengan bb
B. BB dengan bb
C. Bb dengan Bb
D. BB dengan Bb
E. Bb dengan Bb

Jawaban: B

Pembahasan:
BB dengan bb merupakan keturunan dengan fenotif yang seragam
11. Hal yang paling penting dalam menentukan organisme yang memiliki sifat unggul dengan cara hibridisasi adalah….
A. Plasma nutfah
B. Sinar ultra violet
C. Laboratorium
D. Lokasi persilangan
E. Tenaga ahli

Jawaban: A

Pembahasan:
Plasma nutfah merupakan Hal yang paling penting dalam menentukan organisme yang memiliki sifat unggul dengan cara hibridisasi.
12. Perkawinan inbreeding yang terjadi untuk beberapa generasi dapat merugikan. Hal ini karena….
A. Munculnya sifat homozigot resesif
B. Munculnya sifat homozigot dominan
C. Menghasilkan keturunan yang heterozigot
D. Sifat resesif akan hilang
E. Sifat dominan akan lebih menonjol

Jawaban: A

Pembahasan:
Munculnya sifat homozigot resesif merupakan contoh perkawinan inbreeding yang terjadi untuk beberapa generasi dapat merugikan

13. Persilangan mangga berbuah besar dan rasa manis heterozigot disilangkan dengan mangga berbuah kecil rasa asam heterozigot, jika buah besar rasa asam bersifat dominan maka prosentase keturunannya yang diharapkan berbuah besar rasa manis adalah….%
A. 75
B. 56,25
C. 50
D. 25
E. 18,75

Jawaban: C

Pembahasan:
P : mangga besar manis heterozigot x mangga kecil asam heterozigot
 BbMm x bbmm
G : BM,Bm,bM,bn bm,bm
F1: Mangga besar rasa manis (BbMm) = 2
 Mangga besar rasa asam (Bbmm) = 2
 Mangga kecil rasa manis (bbMM) = 2
 Mangga kecil rasa asam (bbmm) = 2
Maka 2/8 x 100 % = 25%
14. Tujuan dari uji silang (test cross) adalah….
A. Menguji kemurnian suatu galur
B. Memperbanyak sifat homozigot
C. Memperbanyak sifat heterozigot
D. Mengetahui sifat heterozigot individu
E. Menentukan bibit unggul

Jawaban: D

Pembahasan:
Tujuan test cross dilakukan untuk mengetahui genotifnyadengan induk yang homozigot resesif

15. Jika pohon tinggi dominan terhadap pohon pendek dan bunga merrah dominan terhadap bunga hijau. Persilangan dihibrida antara individu heterozigot sempurna dan individu homozigot resesif menghasilkan keturunan dengan perbandingan fenotif ....
A. 9 : 3 : 3 : 1
B. 2 : 2 : 1 :1
C. 1 : 1 : 1 : 1
D. 9 : 7
E. 9 : 3 : 7

Jawaban: A

Pembahasan:
Pada persilangan dihibrida akan menghasilkan perbandingan fenotif 9 : 3 : 3 : 1

B. Soal Essay Biologi Kelas 12 Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup

Jawablah soal-soal berikut ini dengan jawaban yang benar!

1. Apa hubungan antara Gregor Johann Mendel dengan hukum hereditas atau pewarisan sifat menurun? 

Jawaban:
Penurunan sifat dari induk kepada keturunannya dikenal sebagai hereditas. Pewarisan sifat induk kepada keturunannya melalui gamet dengan mengikuti aturanaturan tertentu. Orang pertama yang meneliti tentang penurunan sifat yaitu Gregor Johann Mendel. Mendel adalah tokoh genetika yang diakui sebagai penemu hukum hereditas atau pewarisan sifat menurun. 

2. Keistimewaan atau kelebihan apakah yang dimiliki oleh kacang ercis (Pisum sativum) sehingga dipilih oleh Mendel untuk dijadikan eksperimen? 

Jawaban:
Untuk membuktikan kebenaran teorinya, Gregor Johan Mendel telah melakukan eksperimen dengan membastarkan tanaman-tanaman yang memiliki sifat beda. Tanaman yang dipilih adalah tanaman kacang ercis (Pisum sativum), karena memiliki kelebihan-kelebihan sebagai berikut :
1. mudah melakukan penyerbukan silang
2. mudah didapat
3. mudah hidup dan dipelihara
4. cepat berbuah atau berumur pendek
5. terdapat jenis-jenis dengan sifat beda yang menyolok, seperti terlihat pada gambar

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan persilangan monohibrida, persilangan intermediet, persilangan dihibrida, persilangan dihibridisasi intermedie, persilangan resiprok, dan persilangan backcross & testcross! 

Jawaban:
a. Persilangan Monohibrida
Monohibrid atau monohibridisasi adalah suatu persilangan / pembastaran dengan satu sifat beda. Monohibrid pada percobaan Mendel adalah persilangan antara ercis berbunga ungu dengan ercis berbunga putih. Untuk mengetahui bahwa suatu gen bersifat dominan maka harus dilakukan monohibridisasi antara individu yang memiliki sifat gen tersebut dengan sifat kontrasnya (alelnya) yang sama-sama bergalur murni. Jika fenotif F1 sama dengan sifat gen yang diuji tadi, berarti sifat itulah yang dominan

b. Persilangan Intermediet
Jika sifat gen dominan tidak penuh (intermediet), maka fenotif individu F1 tidak seperti salah satu fenotif induk galur murni, melainkan mempunyai sifat fenotif diantara kedua induknya. Demikian pula perbandingan fenotif F2 nya tidak 3 : 1, melainkkan 1 : 2 : 1, sama dengan perbandingan genotif F2 nya

c. Persilangan Dihibrida:
Dihibrida atau dihibridisasi ialah suatu persilangan (pembastaran) dengan dua sifat beda. Untuk membuktikan Hukum Mendel II dengan prinsip berpasangan secara bebas, Mendel melakukan eksperimen dengan membastarkaan tanaman Pisum sativum bergalur murni dengan dua sifat beda yang diamati, yaitu biji bulat berwarna kuning dengan galur murni biji kisut berwarna hijau. Gen R (bulat) dominan terhadap gen r (kisut) dan Y (kuning) dominant terhadap y (hijau)

d. Persilangan Dihibrida Intermediet
Pada dihibridisasi intermediet (dominansi tidak penuh), perbandingan fenotif tidak sama dengan salah satu induknya melainkan mempunyai sifat di antara kedua gen dominant dan gen resesif, seperti persilangan tanaman bunga kelopak lebar warna merah (LLMM) dengan bunga kelopak sempit warna putih (llmm)
e. Persilangan Resiprok (Persilangan Tukar Kellamin)
Prinsip-prinsip Mendel tersebut mudah dibuktikan bila diadakan perkawinan
(persilangan resiprok). Persilangan resiprok adalah persilangan ulang dimana gamet jantan dan gamet betina dipertukarkan, sehingga menghasilkan keturunan yang sama.

f. Backcross dan Testcross
Backcross (silang balik) adalah perkawinan antara individu F1 dengan salah satu induknya yang dominant, dan gamet dari parental kemungkinannya hanya satu macam. Sehingga analisa sifat genetis dari suatu karakter yang sedang diamati menjadi lebih mudah

4. Faktor-faktor apa sajakah yang diperlukan dalam pemuliaan tanaman dan hewan? 

Jawaban:
Untuk pemuliaan tanaman maupun hewan, peranan penelitian untuk memperoleh bibit unggul sangat penting. Pemuliaan tanaman dan hewan adalah suatu metode yang secara sistematik merakit keragaman genetik menjadi suatu bentuk yang bermanfaat bagi manusia. 

Dalam pemuliaan tanaman dan hewan diperlukan faktor-faktor berikut ini, yaitu:
a. adanya keragaman genetik.
b. sistem-sistem logis dalam pemindahan dan fiksasi gen.
c. konsepsi dan tujuan yang jelas .
d. mekanisme penyebarluasan kepada masyarakat

5. Perbaikan mutu genetik pada tanaman dan hewan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sebutkan dan jelaskan cara-cara tersebut! 

Jawaban:
Perbaikan mutu genetik pada tanaman dan hewan dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu: seleksi, penyilangan/hibridisasi, dan mutasi buatan.
a. Seleksi
Salah satu cara untuk mendapatkan tanaman dan hewan jenis unggul adalah seleksi, yaitu memilih/menyeleksi berbagai varietas tanaman dan hewan yang ada. Banyak varietas tanaman dan hewan yang berguna bagi manusia diperoleh dari proses menyeleksi (memilih/menyortir), karena variasi memang sudah ada diantara anggota spesies yang sama. Sudah sejak ribuan tahun yang lalu manusia berulang kali memilih sifat-sifat yang diinginkan dari tiap generasi tanaman dan hewan. Gen-gen yang bersifat unggul tentunya akan diwariskan kepada anaknya sehinga diperoleh tanaman atau hewan yang dibudidayakan berkualitas tinggi.

Seleksi pada tanaman misalnya seleksi terhadap berbagai varietas padi, gandum dan kentang yang memperluhatkan sifat tahan terhadap hama atau menghasilkan panen/ produksi tinggi. Seleksi pada hewan misalnya pada sapi hereford yang dapat menghasilkan kualitas dan kuantita daging yang baik.
b. Penyilangan (hibridisasi)
Hibridisasi atau penyilangan merupakan perkawinan diantara dua individu tanaman atau hewan yang berasal dari spesies yang sama tetapi berbeda varietasnya/ sifat genetiknya.
c. Mutasi Buatan
Selain dengan seleksi dan penyilangan, untuk memperoleh jenis unggul dapat juga dilakukaan melalui mutasi buatan. Mutasi buatan merupakan perubahan susunan atau jumlah materi genetik / DNA (mutasi gen) atau kromosom (mutasi kromosom) pada sel-sel tubuh makhluk hidup, yang dilakukan dengan sengaja oleh manusia. Mutasi buatan dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu radiasi sinar radioaktif (radioisotop) misalnya sinar X, alpha, beta, dan gamma atau dengan snyawa kimia berupa kolkisin.
Mutasi buatan paling banyak dilakukan pada tanaman, misalnya tomat, anggur, jambu, semangka, kubis (kol) dan sebagainya. Mutasi buatan dengan radiasi sinar gamma pada biji-biji tanaman padi dan palawija yang dilakukan oleh BATAN (Badan Tenaga Atom Naional) telah menghasilkan padi Atomita I dan Atomita II yang berumur pendek, produksi tinggi dan tahan terhadap serangan hama wereng, contoh lainnya kedelai muria.
Mutasi buatan dengan perendaman biji-biji tanaman perkebunan dan pertanian dalam zat kolkisin akan menghasilkan tanaman poliploid, yaitu tanaman yang kromosomnya menjadi lebih banyak (lebih dari 2n). Melalui mutasi buatan ini buah yang dihasilkan besar-besar dan tanpa biji. Dipandang dari tanaman itu  sendiri tanaman poliploid tidak menguntungkan karena gagal membentuk alat generatif. Untuk itu pada tanaman poliploid harus dilakukan pembibitan secara terus menerus.

6. Sebutkan dan jelaskan teknik-teknik yang dapat dilakukan untuk memperbaiki keturunan pada ternak! 

Jawaban:
Teknik untuk memperbaiki keturunan pada ternak, dapat dilakukan sesuai dengan tujuan yang diharapkan, misalnya dapat dilakukan dengan cara purebreeding, inbreeding, outcrossing, crossbreeding, upbreeding.
a. Purebreeding, mengawinkan ternak jantan dan betina yang sama jenisnya. Hal ini bertujuan untuk mempertinggi sifat homozigot. Misalnya perkawinan sapi Madura di Pulau Madura.
b. Inbreeding, perkawinan antara ternak jantan dan betina yang masih ada hubungan famili. Inbreeding yang dilakukan dalam hubungan keluarga yang sangat dekat, misalnya induk jantan dengan anak-anak beinanya disebut clossbreding. Inbreding yang terjadi untuk beberapa generasi dapat merugikan, karena munculnya homozigot resesif. 
c. Outcrossing, perkawinan antar seekor pejantan dari suatu kelompok dengan betina-betina dari kelompok lain, tetapi semuanya masih dalam satu ras yang sama. Misalnya sapi bali dari daerah A dangan sapi bali dari daerah B. hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya inbreeding atau closebreeding. 
d. Crossbreeding, perkawinan silang antara dua bangsa yang berdarah murni.
Perkawinan ini bertujuan untuk mendapatkan ras baru yang memiliki sifat-sifat yang lebih menonjol. Misalnya perkawinan antar sapi Fries Holland dengan sapi Madura.
e. Upbreeding, perkawinan antara pejantan yang telah diketahui mutunya (biasanya didatangkan dari luar negeri) , dengan betina-netina setempat. Perkawinan ini bertujuan untuk memperbaiki mutu ternak rakyat.

7. Sebutkan jenis-jenis tanaman dan hewan unggul!

Jawaban:
Beberapa contoh jenis tanaman dan hewan unggul adalah sebagai berikut:
a. Jenis Tanaman
- Yang dihasilkan melalui seleksi dan hibridisasi antara lain Si gadis, Bogowonto, Mahakam, Bengawan, barito, Cisadane, Klara, Pelita I dan Pelita II.
- Yang dihasilkan melalui penelitian International Rice Research Institute (IRRI) di Filipina antara lain IR 5, IR 8 kemudian di Indonesia kita kenal dengan nama PB 5 dan PB 8 (Peta Baru) karena asalnya dari bibit unggul peta yang terdapat di Indonesia.
- Yang dihasilkan melalui radiasi sinar gamma Atomita I dan Atomita II, bibit ini dapat hidup di darah kering dan tahan terhadap bakteri pucuk (Xantomonas oryzae).

b. Jenis Ternak
- Sapi unggul adalah sapi Friesian, sapi Jersey, sapi Hereford, sapiGuernsey dan sapi Aberdeen Angus.
- Domba unggul adalah domba Poll dorset, domba Marino dan domba Leicester.
- Ayam unggul adalah ayam Leghorn, ayam Minorca, ayam Light susex, ayam Barred plymouth, ayam Rhode island.

C. Latihan Soal Pilihan Ganda Biologi Kelas 12 Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup

Silahkan kerjakan soal-soal di bawah ini. Untuk latihan, usahakan jawab sendiri terlebih dahulu, kemudian cocokkan dengan jawaban yang disediakan di bawah soal latihan ini. Jika ada keraguan, silahkan diskusikan dengan kelompok belajarmu atau dengan guru Biologi di sekolahmu. Selamat dan semangat belajar! 

Jawablah soal-soal berikut ini dengan memilih huruf A, B, C, D, E pada jawaban yang benar!

1. Pada tanaman labu gen B (bulat) dominan terhadap b (kisut), gen T (tinggi) dominan terhadap t (rendah). Tanaman labu bergenotip BbTt dibastarkan dengan Bbtt. Akan menghasilkan keturunan : bulat-tinggi, kisut-tinggi, bulat-rendah, dan kisut-rendah dengan perbandingan….
A. 3 : 1 : 3 : 1
B. 1 : 3 : 3 : 1
C. 1 : 1 : 1 : 1
D. 3 : 3 : 1 : 1
E. 3 : 1 : 3 : 1
2. Bunga merah muda disilangkan dengan bunga putih semua fenotif anaknya merah muda, jika bunga merah muda heterozigot disilangkan sesamanya. Kemungkinan akan diperoleh keturunan….
A. 100% fenotifnya merah muda
B. Merah : putih = 3 : 1
C. Merah muda : putih = 3 : 1
D. Merah muda : putih = 2 : 2
E. Merah : merah muda : putih = 1 : 2 : 1

3. Apakah yang terjadi apabila dua buah gen bukan alelnya mengalami pautan
sempurna?
A. Gen-gen tersebut akan diwariskan secara terpisah pada keturunannya
B. Gen-gen tersebut akan mengalami pindah silang
C. Gen-gen tersebut selalu diwariskan secara bersama-sama pada keturunannya
D. Gen-gen tersebut tidak akan diwariskan pada keturunannya
E. Gen-gen tersebut terkadang diwariskan terpisah atau terkadang bersama-sama
pada keturunannya.

4. Sifat heterozigot dari suatu individu dapat diketahui dengan ….
A. Melihat genotifnya
B. Persilangan balik
C. Persilangan resiprok
D. Melihat fenotifnya
E. Melihat genotif parentalnya

5. Pada kelapa sifat batang tidak tinggi tinggi (T) dominan terhadap batang pendek (t), sedangkan sifat buah banyaj (B) dominan terhadap buah sedikit (b). persilangan antara 2 pohon kelapa tersebut menghasilkan keturunan F2 dengan rasio fenotif 9 : 3 : 3 : 1.
Keturunan F2 yang sifatnya paling baik untuk bibit adalah….
A. TtBb
B. ttBB
C. TtBB
D. TTBB
E. TTBb
6. Diketahui semangka warna hijau dominan terhadap yang bergaris-garis dan bentuk pendek dominan terhadap bentuk panjang. Gen yang mengontrol sifat tersebut diturunkan secara bebas. Persilangan aemnagka hijau pendek doubke set sesamanya akan menghasilkan keturunan. Berapa bagian hasil persilangan yang diharapkan berbuah hijau panjang?
A. 9/6
B. 1/4
C. 3/16
D. 1/2
E. 1/16
7. Persilangan antara kacang ercis berbiji kuning bentuk bulat (AaBb) dengan ercis berbiji hijau bentuk bulat (aaBb). Dari persilangan tersebut akan dihasilkan tanaman….
A. Kuning bulat 100%
B. Hijau bulat 100%
C. Kuning bulat : hijau bulat = 75% : 25%
D. Kuning bulat : hijau bulat = 50% : 50%
E. Kuning bulat : hijau bulat = 25% : 75%

8. Individu dengan genotif BbKkWw, maka jumlah macam gamet yang terbentuk saat meiosis adalah….
A. 2-BKW,bkw
B. 3-Bb,Kk,Ww
C. 4-BKW,BKw,bKW,bKw
D. 6-BB,bb,KK,kk,WW,ww
E. 8-BKW,BKw,BkW,Bkw,bKW,bKw,bkW,bkw
9. Kemungkinan untuk memperoleh keturunan dengan genotif aabbcc dari perkawinan antara individu dengan genotif AaBbCc x AaBbCc adalah….
A. 1/64
B. 1/16
C. 1/8
D. ¼
E. ½
10. Pemuliaan tanaman dan hewan dengan cara hibridisasi faktor yang paling penting adalah….
A. Plasma nutfah
B. Tenaga ahli
C. Lahan penelitian
D. Waktu yang diguankan
E. Teknologi 

Kunci Jawaban Latihan Soal Pilihan Ganda Biologi Kelas 12 Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup

1. A
2. B
3. A
4. D
5. E
6. A
7. B
8. C
9. D
10. E

Demikian postingan Sekolahmuonline yang menyajikan Contoh Soal Pilihan Ganda atau Multiple Choice dan soal Essay atau Uraian mata pelajaran Biologi kelas 12 Bab 5 yang membahas tentang Pewarisan Sifat Makhluk Hidup lengkap dengan kunci jawaban dan pembahasannya. Semoga bermanfaat. Silahkan baca-baca postingan Sekolahmuonline yang lainnya.

Lengkap Rangkuman Biologi Kelas 12:
Lengkap Soal Biologi Kelas 12:

Posting Komentar untuk "Soal Pilihan Ganda dan Essay Biologi Kelas 12 Bab 5 Pewarisan Sifat Makhluk Hidup ~ sekolahmuonline.com"

Memuat...
close