Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Rangkuman PAIBP Kelas 7 Bab 4 Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya (PAIBP Kelas VII SMP) ~ sekolahmuonline.com

Rangkuman PAIBP Kelas 7 Bab 4 Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya (PAIBP Kelas VII SMP) ~ sekolahmuonline.com. Pembaca Sekolahmuonline, berikut ini kami sajikan untuk Anda khususnya adik-adik yang kini berada di kelas VII SMP khususnya SMP yang menggunakan Kurikulum Merdeka (Merdeka Belajar) Rangkuman atau Ringkasan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Kelas VII. Pada postingan kali ini Sekolahmuonline sajikan Rangkuman atau Ringkasan PAIBP Kelas 7 Bab 4 Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya.
Rangkuman atau ringkasan PAIBP Kelas VII SMP Bab 4 Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya
PAIBP Kelas VII Bab 4 Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya adalah salah satu Bab yang ada di semester ganjil atau semester 1. Secara urutan dalam buku PAIBP Kelas VII SMP masuk pembahasan keempat di semester ganjil.

Sebelum masuk ke rangkuman atau ringkasan, baca kisah menarik inspiratif berikut ini:

Raja yang Rendah Hati

Al-Qur’an menyebutkan seorang raja yang hebat. Dia mampu membuat dinding penghalang yang kuat dengan potongan-potongan besi dengan tingginya sama dengan kedua puncak gunung. Penghalang tersebut digunakan untuk memenjarakan kaum Ya’juj dan Ma’juj. Dia adalah Raja Iskandar Zulkarnain (Q.S al-Kahfi/18: 96).

Penghalang tersebut sampai saat ini masih kokoh, tidak dapat ditembus dengan apapun. Raja yang hebat ini mampu membangun dari besi dan tembaga dengan teknologi yang canggih. Hasil bangunan tersebut tidak dapat ditandingi hingga saat ini.

Kemampuan membangun penghalang tersebut tidak menyebabkan dirinya sombong. Dengan penuh kerendahan hati, ia menyatakan bahwa semua keberhasilannya semata-mata karena pertolongan Allah Swt. Pernyataannya itu diabadikan dalam Al-Qur’an, “Ini (dinding) adalah rahmat dari Tuhanku, maka apabila sudah datang janji Tuhanku, Dia akan menjadikannya hancur. Dan janji Tuhanku itu adalah benar.” (Q.S. al-Kahf/18: 98).

Bukan kesombongan yang ia tampakkan. Pengakuan diri tidak punya kekuatan apa-apa menjadikan dirinya mengakui kekuasaan dan rahmat Allah Swt. Dia mengaitkan semua ini pada rahmat Allah Swt. 

Bangunan ini akan terus kokoh sampai batas waktu yang Allah Swt. tetapkan. Apabila Allah Swt. berkehendak runtuh, maka akan hancurlah bangunan tersebut. Janji Allah Swt. pasti benar akan terjadi. Tidak ada satupun benda di dunia ini yang tidak akan hancur. 
(Sumber: PAIBP Kelas VII SMP) 

Rangkuman PAIBP Kelas VII Bab 4 Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya

1. Sujud syukur artinya berterima kasih kepada Allah Swt. Sujud syukur ialah sujud yang dilakukan ketika seseorang memperoleh kenikmatan dari Allah atau telah terhindar dari bahaya.

2. Sujud tilawah artinya sujud yang dilakukan karena membaca ayat-ayat sajdah dalam Al-Qur’an ketika salat maupun di luar salat, baik pada saat membaca/ menghafal sendiri atau pada saat mendengarkannya.

3. Sujud sahwi artinya sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu-ragu dalam salat. Sujud ini dilakukan dua kali setelah membaca tasyahud akhir sebelum salam.

4. Hikmah sujud syukur menjadikan kita sebagai makhluk yang senantiasa ingat dan bersyukur kepada Allah Swt.

5. Hikmah sujud tilawah menambah kecintaan kepada Al-Qur’an dan menjadikan kita mampu menghayati dan memahami keagungan dan kemuliaan Al-Qur’an.

6. Hikmah sujud sahwi menguatkan kesadaran atas diri bahwa manusia adalah makhluk yang tidak sempurna sehingga tidak luput dari kesalahan.

7. Selalu menanamkan sikap rendah hati, menjauhkan diri dari perilaku sombong dan takabur sedini mungkin dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi insan yang pandai bersyukur.

Profil Pelajar Pancasila

Setelah mempelajari materi Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya, sebagai manusia Indonesia yang beriman dan mengamalkan Pancasila, kalian diharapkan mampu membentuk karakter yang lebih bermutu. Berikut ini karakter yang diharapkan:
1. Mengakui kesalahan yang telah diperbuat.
2. Meminta maaf apabila melakukan kesalahan.
3. Menghayati dan memahami Al-Qur’an yang sedang dibaca.
4. Bersyukur atas nikmat yang telah diterimanya.
5. Membaca istigfar dan memohon ampun kepada Allah Swt. apabila melakukan kesalahan.
6. Selalu mendekatkan diri kepada Allah Swt.
7. Berperilaku santun terhadap siapapun.
8. Berdoa utuk keselamatan dunia dan akhirat.

Demikian postingan Sekolahmuonline yang menyajikan Rangkuman atau Ringkasan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) Kelas 7 SMP Bab 4 Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya yang Sekolahmuonline rujuk dari Buku PAIBP Kelas VII SMP. Semoga bermanfaat. Silahkan baca postingan-postingan Sekolahmuonline lainnya.

Lengkap rangkuman atau ringkasan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) kelas VII SMP semua Bab silahkan baca dan pelajari pada judul-judul postingan Sekolahmuonline di bawah ini:

Posting Komentar untuk "Rangkuman PAIBP Kelas 7 Bab 4 Mengagungkan Allah SWT. dengan Tunduk pada Perintah-Nya (PAIBP Kelas VII SMP) ~ sekolahmuonline.com"

Memuat...
close